22-24 Desember, Puncak Arus Libur Akhir Tahun

Rabu, 13 Desember 2017 | 17:04 WIB
TD
JS
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: JAS
Gardu Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Gardu Tol Cikarang Utama, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Antara)

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemhub) memperkirakan arus puncak liburan Natal dan Tahun Baru 2018 berlangsung mulai 22 Desember malam sampai 24 Desember 2017. Adapun, lalu lintas kendaraan pribadi dan angkutan umum ditaksir naik 10 persen dibanding hari biasa.

"Waktu-waktu puncak mudik tanggal 22 Desember malam sampai 24. Karenanya, saya imbau bagi adik-adik yang sudah libur untuk orang tuanya cuti lebih awal. Ini tanggal 22 terjadi lonjakan, 23 dan 24 Desember juga," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (13/12).

Budi menjelaskan, guna mengantisipasi kemacetan khususnya di jalan tol, pihaknya sudah meminta Ditjen Perhubungan Darat, PT Jasa Marga, dan Korlantas untuk meneliti keluar masuk kendaraan di rest area atau tempat istirahat jalan tol. Pada Natal dan Tahun Baru yang lalu, jelas Budi, rest area ini menjadi salah satu sumber kemacetan di jalan tol.

"Polri akan siap di lapangan tanggal 22 Desember. Tanggal itu juga kami akan keliling untuk melihat persiapan-persiapan dari mudik itu berlangsung," imbuh mantan direktur utama PT Angkasa Pura (AP) II itu.

Dia menambahkan, gerbang tol Cikarang Utama juga menjadi fokus pihaknya untuk mengantisipasi kemacetan. "Cikarang Utama itu adalah jalur yang paling strategis dan paling banyak. Saya tugaskan Dirjen (Perhubungan) Darat untuk evaluasi mudik dan balik akan seperti apa," imbuhnya.

"Pada saat Lebaran lalu komando di lapangan itu adalah Kakorlantas. Saya dan Dirjen (Perhubungan) Darat adalah tim yang memutuskan apakah Cikarang Utama harus bayar atau tidak apakah, jadi berapa line, itu komandonya ada di Kakorlantas dan itu kami koordinasikan secara intensif," sambung Budi.

Budi menyoroti, pembayaran tol nontunai. Menurutnya, kewajiban nontunai ini merupakan hal yang positif tapi terkadang ada pengendara yang tidak membawa kartu nontunai. "Karenanya, saya memang menugaskan khusus di setiap gerbang itu ada petugas yang memegang kartu sehingga bila ada yang tidak membawa kartu bisa dibantu petugas," terangnya.

Budi meminta, beberapa proyek pembangunan di jalan tol untuk disetop sementara pengerjaannya pada 22 Desember guna mengurangi tingkat kemacetan. "Kami minta juga pagar-pagar tidak berguna yang mengakibatkan jalan itu sempit itu di bongkar semuanya. Dirjen Darat akan melakukan inspeksi sehingga tanggal 22 (Desember) itu sudah siap," papar Budi Karya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon