Amankan Natal, 32 Gereja di Kota Bengkulu Dijaga Ketat Polisi

Jumat, 22 Desember 2017 | 08:02 WIB
U
JS
Penulis: Usmin | Editor: JAS
Pengamanan gereja jelang misa natal
Pengamanan gereja jelang misa natal (Antara/Maulana Surya)

Bengkulu - Sebanyak 32 gereja di Kota Bengkulu, Bengkulu, akan dijaga ketat oleh anggota kepolisian dari Polres setempat. Hal ini dilakukan agar perayaan Natal di Kota Bengkulu, berlangsung aman, lancar, dan khidmat.

"Sebelum hingga perayaan Natal, kami akan menempatkan sedikitnya tiga-empat orang anggota polisi di setiap gereja yang ada di Kota Bengkulu. Sedangkan pengamanan gereja sudah kami lakukan sejak 8 Desember lalu hingga Januari 2018," kata Kapolres Bengkulu, AKBP Ady Savart, di Bengkulu, Kamis (21/12).

Ia mengatakan, pengamanan gereja di seluruh Kota Bengkulu, dilakukan agar masyarakat Nasrani yang melaksanakan ibadah malam Natal dan hari Natal di setiap gereja di daerah ini berjalan lancar, aman dan hitmad.

"Mulai H-1 Natal, kita akan menempatkan 3-4 anggota polisi di setiap gereja di Kota Bengkulu, sehingga umat Kristen di daerah ini dapat menjalankan ibadah Natal dengan khusyuk, khidmat, dan aman," ujarnya.

Khusus untuk pengamanan malam Tahun Baru, Polres Bengkulu, akan mengerahkan sebanyak 160 anggota polisi. Mereka akan disebar di jumlah titik yang menjadi tempat berkumpul masyarakat menggelar acara malam pergantian tahun.

Ada beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan malam Tahun Baru di Kota Bengkulu, di antara kawasan objek wisata Pantai Panjang, Tapak Paderi, Pantai Jakat, dan Sungai Hitam.

Selain itu, tempat pusat perbelanjaan atau mal, dan tempat berkumpul masyarakat yang ada di Kota Bengkulu, akan dijaga ketat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingikan terjadi.

Bahkan, pada malam Tahun Baru, akan diperlukan satu arah untuk masuk ke kawasan objek wisata Pantai Panjang guna mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas kendaraan di daerah tersebut.

Sebab, pada malam Tahun Baru sebagian besar masyarakat Bengkulu, akan berkumpul di kawasan objek wisata Pantai Panjang dan Tapak Paderi untuk menunggu pergantian tahun dengan menggelar berbagai acara hiburan.

Karena itu, pengamanan di sekitar kawasan objek wisata Pantai Panjang, Bengkulu, dilakukan ekstra ketat pada malam tahun baru, sehingga tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Kapolres Bengkulu mengimbau masyarakat yang berkunjung ke Pantai Panjang pada saat libur Natal dan Tahun Baru sebaiknya tidak mandi di laut, karena khawatir akan hilang ditelan ombak besar.

Selain itu, masyarakat yang mendatangi tempat-tempat keramaian, termasuk objek wisata sebaiknya tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan, sehingga tidak mengundang orang lain berbuat jahat.

"Pengalaman tempat keramaian akan menjadi sasaran operasi bagi pelaku kejahatan. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak mengundang orang melakukan kejahatan, seperti mencopet, merampok dan sebagainya dengan memakai perhiasan secara berlebihan," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon