Gempa Lebak, 274 Bangunan di 13 Kecamatan di Bogor Rusak

Rabu, 24 Januari 2018 | 09:53 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Bangunan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung rusak berat akibat gempat 6,1 skala richer di Lebak, Banten, Selasa 23 Januari 2018.
Bangunan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung rusak berat akibat gempat 6,1 skala richer di Lebak, Banten, Selasa 23 Januari 2018. (ist)

Bogor - Sebanyak 274 bangunan di 13 kecamatan di Kabupaten Bogor rusak dampak dari gempa 6,1 skala richter yang berpusat di Lebak, Banten, Selasa (23/1). Satu orang dilaporkan mengalami luka dan 300 jiwa terpaksa mengungsi.

Berdasarkan data Kepolisian Resor Kabupaten Bogor, yang di terima dari beberapa laporan kepolisian sektor di tiap kecamatan, Rabu (24/1) pagi. Tigabelas kecamatan yang terdampak yakni, Kecamatan Nanggung, Caringin, Cijeruk, Leuwiliang, Megamendung, Sukaraja, Ciawi, Cibungbulang, Pamijahan, Cigudeg, Cigombong, Sukajaya, dan Rumpin. Sebanyak 269 bangunan dilaporkan rusak ringan dan lima bangunan mengalami rusak berat.

"Sebagian besar bangunan yang rusak merupakan rumah tinggal. Bencana paling parah terjadi di Kecamatan Nanggung, sebanyak 201 bangunan rusak dan selebihnya tersebar di 12 kecamatan lain," papar Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky, Rabu (24/1).

Satu orang Raihan (4), warga Desa Kuta, Kecamatan Megamendung dilaporkan luka ringan di bagian kepala akibat panik saat keluar rumah bersama orang tuanya. Namun demikian, lanjut Budi, secara keseluruhan dalam bencana tersebut tidak ada korban jiwa.

Tiga ruang kelas SDN Cimande II, di Caringin juga dilaporkan rusak akibat atap bangunan roboh. Sementara, untuk akses transportasi yang terganggu akibat gempa hanya terjadi di Jalan Desa Malasari, Nanggung. Akses jalan tertutup material tanah dan batu akibat gugusan tebing yang ambrol.

Ratusan personel gabungan dari Polri telah tiba di wilayah terparah akibat gempa di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sejak Selasa malam. Polisi yang tiba membawa mie instan, makanan cepat saji, serta obat-obatan.

Rencananya, Rabu pagi bersama TNI, dan warga akan membersihkan material bangunan yang runtuh dan membangun tempat sanitasi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon