Bus Transpatriot Tunggu Penunjukan Operator Swasta
Selasa, 27 Februari 2018 | 12:16 WIB
Bekasi - Pengoperasian bus Transpatriot oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pada Desember 2017 lalu, kini dipertanyakan keberadaannya.
Sembilan unit bus berukuran 3/4 ini, tidak lagi beroperasi dan hanya diparkir di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan. Armada ini, tidak lagi beroperasi seperti yang telah digembor-gemborkan pemerintah daerah saat peluncuran beberapa waktu lalu.
Selama dua bulan terakhir, armada Transpatriot tidak lagi beroperasi di jalan raya. Padahal, pengadaan bus ini menelan anggaran Rp 11 miliar.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, mengutarakan permasalahan yang terjadi karena belum adanya operator bus tersebut. Awalnya, Pemkot Bekasi merekomendasikan Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) sebagai pengelola bus tersebut. Tapi, setelah diaudit dan dikaji lebih lanjut, perusahaan daerah milik Pemkot Bekasi ini, tidak memenuhi persyaratan sebagai operator bus.
"Masih kita kaji lagi, operatornya. Awalnya ditunjuk PDMP itu, tapi perlu dievaluasi dan dikaji lagi," ujar Yayan Yuliana, Selasa (27/2).
Pihaknya, kata dia, akan melelang pihak yang akan menjadi operator bus Transpatriot. "Setelah ada operatornya, kita operasikan kembali secara maksimal," tuturnya.
Terpisah, Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB), Harun Al Rasyid, mengungkapkan perusahaan daerah tersebut gagal sebagai operator bus Transpatriot karena secara administrasi perusahaan itu tidak memiliki kompetensi sebagai operator bus.
"Faktor utamanya karena ketidaksiapan administrasi. Bisnis usaha Mitra Patriot bukan jasa transportasi," ungkapnya.
Dia mengatakan proses lelang untuk menentukan operator bus bisa memerlukan waktu dua bulan mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




