Mensos Ingin Ubah Wajah Wilayah Perbatasan
Jumat, 2 Maret 2018 | 15:45 WIB
Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham ingin mengubah wajah perbatasan semakin sejahtera. Ia meminta pemerintah daerah di wilayah terdepan di Indonesia untuk mendata secara periodik kemiskinan. Hal ini untuk memastikan masyarakat di wilayah tersebut mendapat perlindungan dan ketahanan sosial.
Kementerian Sosial (Kemsos) akan mengoptimalkan berbagai program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), beras sejahtera (rastra), kelompok usaha bersama dan pemberdayaan komunitas adat terpencil dalam konsep pengembangan desa sejahtera mandiri. "Segera update data kemiskinan di wilayah-wilayah perbatasan dan terdepan di wilayah bapak dan ibu," katanya di hadapan pemerintah daerah dari 41 kabupaten wilayah perbatasan di Jakarta, Jumat (2/3).
Mensos berjanji akan berkeliling melihat langsung kondisi masyakat di perbatasan. Dari temuan lapangan, akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait untuk menentukan program sesuai kewenangan kementerian.
Terkait pembaruan data kemiskinan, Mensos mengungkapkan, pemerintah memakai basis data terpadu tahun 2015, untuk program bansos. Namun data ini terus diperbarui setiap enam bulan sekali. "Perbaikan data menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Jika tidak ada perbaikan berarti Kemsos mengikuti data yang sudah ada," ucapnya.
Menurutnya, data kemiskinan fluktuatif, bisa berubah 5-7 persen. Masyarakat yang tadinya kurang mampu bisa jadi "naik kelas" menjadi mampu. Penyebabnya karena mendapat pekerjaan atau lainnya. Sebaliknya, bisa berubah dari mampu menjadi tidak mampu karena kehilangan pekerjaan.
Kemsos akan memvalidasi dan memverifikasi data yang disampaikan pemda. Hal ini untuk memastikan, penerima bansos tepat sasaran. "Sesuai instruksi Presiden, kita ingin mengubah wajah perbatasan menjadi tidak terisolasi, tidak terbatas sehingga menjadi kekuatan pertahanan nasional," ucapnya.
Melalui pertemuan dengan pemda, Mensos memastikan daerah perbatasan akan terjangkau melalui akselerasi pembangunan terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




