Tiga Ganjalan bagi Jenderal Polisi Menangi Pilkada
Senin, 26 Maret 2018 | 14:54 WIB
Jakarta- Para jenderal polisi yang ikut Pemilihan Kepala Daerah 2018, baik menjadi gubernur maupun wakil gubernur, perlu bekerja lebih keras lagi untuk meraih simpati masyarakat pemilih.
Sebab, dari pantauan Indonesia Police Watch (IPW) elektabilitas para jenderal tersebut masih sangat rendah, padahal mereka sudah bekerja sangat keras untuk membangun citranya, mendekati masyarakat, menyampaikan program program kerjanya, melakukan aksi sosial dan kegiatan lainnya untuk meraih simpati masyarakat. Ada tiga hal yang menjadi ganjalan mereka.
"Namun sepertinya, kerja keras itu belum menunjukkan aksi maksimal untuk mengangkat ektabilitas para jenderal polisi itu untuk memenangi pilkada," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane, di Jakarta, Senin (26/4) siang.
IPW melihat ada tiga tantangan berat yang mengganjal para jenderal polisi untuk memenangi pilkada. Pertama, pengaruh petahana masih sangat kuat sehingga ektabilitasnya sangat tinggi dan sangat sulit digoyahkan para jenderal polisi. Kedua, persepsi masyarakat terhadap polisi masih negatif sehingga sangat sulit bagi para jenderal polisi yang ikut pilkada untuk mengubahnya demi meraih simpati pemilih. Ketiga, begitu terjadi benturan polisi dengan masyarakat, seperti kasus polisi bentrokan dengan ibu-ibu yang sedang dzikir di Banggai Sulteng, ektabilitas jenderal polisi yang ikut pilkada langsung melorot, meskipun peristiwa itu sangat jauh dari tempatnya bertarung pilkada.
Menurut Ketua Presidium IPW, ketiga hal ini menjadi kendala berat bagi para jenderal polisi untuk memenangi pertarungan di pilkada. Beratnya tantangan dan kendala ini membuat IPW memprediksi pilkada 2018 ternyata belum berpihak pada Polri.
Para jenderal polisi tetap perlu bekerja keras untuk meningkatkan ektabilitasnya. Dengan demikian Pilkada 2018 bisa dijadikan tolok ukur sejauh mana Polri dipercaya masyarakat.
"Bukankah selama ini Polri selalu mengatakan bahwa mereka sudah berubah. Berbagai survei yang dilakukan kepolisian selalu menyebutkan bahwa persepsi masyarakat terhadap Polri sudah semakin membaik. Dan di Pilkada 2018 ini semua itu diuji dan harus dibuktikan, karena ada tiga jenderal polisi ikut pilkada gubernur dan ada tujuh pamen Polri ikut pilkada bupati," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




