Wiranto: Pembangunan Wilayah Perbatasan Mutlak Dilakukan

Selasa, 17 April 2018 | 16:36 WIB
RW
FH
Penulis: Robertus Wardi | Editor: FER
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw di Jayapura, Papua.
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw di Jayapura, Papua. (Antara)

Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, mengemukakan, pembangunan di daerah perbatasan merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan dan perlu dipercepat. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sebagai lembaga yang menangani masalah tersebut harus bisa bersinergi dan saling mendukung dengan kementerian dan lembaga lainnya guna menyukseskan progam Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Perhatian Presiden Jokowi memberikan kesejahteraan dan keadilan bagi penduduk perbatasan sangat perlu dan tepat sekali. Itu dilakukan terumata dari sisi pendekatan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Wiranto saat menghadiri pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) 2018 di Merauke, Papua, Selasa (17/4).

Wiranto menjelaskan,‎ dari pendekatan keamanan dan pertahanan nasional, pembangunan perbatasan juga sangat penting karena ancaman sekarang sudah berubah. Ancaman tidak lagi berorientasi pada serangan-serangan militer dari negara lain tetapi sudah berubah menjadi serangan yang multidimensional, yang mencakup berbagai spektrum kehidupan berbangsa Indonesia.

"Ada serangan narkoba, ada human trafficking, ada radikalisme, terorisme, illegal fishing, illegal logging. Semua itu ancaman-ancaman yang melalui perbatasan," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Hanura ini.

Menurutnya, jika perbatasan lemah, longgar, atau kosong maka ancaman itu dengan mudah masuk. Dengan adanya pembangunan perbatasan, adanya infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah, maka akan menumbuhkan satu pemukiman baru yang akan memperkuat pertahanan nasional.

Dia menegaskan pembangunan perbatasan saat ini sudah mulai terlihat hasilnya. Misalnya pembangunan jalan-jalan baru, pembangunan transportasi baru, baik pelabuhan udara dan pelabuhan laut. Jalan-jalan tembus wilayah perbatasan sudah banyak sekali. Belum lagi adanya pembangunan pos lintas batas yang dulunya kumuh dan tidak membanggakan, namun sekarang sudah menjadi satu pos lintas batas yang membanggakan karena lebih bagus dari negara tetangga.

"Sekarang di tujuh daerah perbatasan, sudah sangat membanggakan. Bahkan menjadi daya tarik bagi negara tetangga untuk datang melihat masuk negara kita. Ini bagian dari membangun kebanggaan nasional. Mereka merasa bangga karena ketika ditanya kamu dari negara mana maka dengan bangga mereka mengatakan aku orang Indonesia, karena secara fisik membanggakan," tutup Wiranto



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon