2 Bandit Pembobol Brankas Tewas Ditembak Polisi
Selasa, 24 April 2018 | 12:44 WIB
Tangerang Selatan - Dua penjahat spesialis pembobol brankas, ambruk tertembus timah panas aparat Polres Tangerang Selatan, di depan Kantor Sahabat Usaha Mikro Esta Dana Ventura, Jalan Siliwangi Raya Nomor 57 E, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. Keduanya tewas ditembak lantaran melakukan perlawanan pada saat penangkapan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi mengatakan, pengungkapan kasus ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Selasa (24/4) dini hari tadi.
"Pelaku tiga orang. Dua orang (MR. X) dilakukan tindakan tegas terukur karena melawan personel dengan menabrakkan mobil yang dipakai melakukan tindak kejahatan ke sepeda motor yang digunakan personel. Satu orang lagi melarikan diri," ujar Ahmad, Selasa (24/4).
Dikatakan, kronologi pengungkapan bermula ketika Team Vipers Polres Tangerang Selatan dan Polsek Pamulang sedang melakukan kegiatan observasi menggunakan sepeda motor dan undercover menumpang taksi, di Jalan Siliwangi Raya. Kemudian, anggota melihat satu unit mobil Daihatsu Xenia warna perak yang mencurigakan berada di depan ruko atau Kantor Esta Dana Ventura.
"Saat itu terlihat ada satu orang sedang merusak rolling door. Kemudian, salah satu pelaku masuk ke dalam," ungkapnya.
Sejurus kemudian, anggota berusaha mendekati mobil mencurigakan itu. Namun, pada saat didekati para pelaku mengetahui dan langsung masuk ke dalam mobil. "Mereka kabur dan menabrak sepeda motor anggota sampai terseret, kemudian mengeluarkan tembakan," katanya.
Ahmad menuturkan, anggota lain kemudian melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena sudah menyerang dan membahayakan nyawa anggota.
"Kami lakukan tindakan tegas terukur (tembak) yang mengakibatkan dua pelaku meninggal dunia, satu lagi kabur ke arah rawa-rawa. Saat ini masih dilakukan pencarian," jelasnya.
Ia mengungkapkan, para pelaku merupakan bandit spesialis bobol brankas karena membawa gunting besar dalam menjalankan aksinya.
"Dalam menjalankan aksinya, pelaku juga membekali diri dengan senjata api rakitan dan handy talkie (HT) sebagai sarana komunikasi serta koordinasi antara pelaku yang berada di dalam TKP dengan yang berada di kendaraan," terangnya.
Menurutnya, anggota Team Vipers Bripda Anugrah Ramadhan yang ditabrak pelaku mengalami luka di bagian kaki sebelah kanan.
"Anggota yang terluka sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Selatan untuk dilakukan pengobatan. Sementara, dua jenasah pelaku dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan identifikasi karena belum ditemukan identitasnya," ucapnya.
Penyidik, tambahnya, juga masih melakukan pengecekan terhadap identitas tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) mobil Daihatsu Xenia yang dipakai pelaku, guna mengetahui identitas mereka.
"Kami terus melakukan pengejaran terhadap satu orang tersangka yang berhasil melarikan diri," tandasnya.
Polisi menyita barang bukti antara lain mobil Daihatsu Xenia B 1987 NFH, satu pucuk senpi rakitan, gunting besi besar, gerinda listrik, gergaji besi, obeng besar, dua linggis, lima gembok, satu potongan rantai, senter, dan dua HT.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




