Konsumsi Pangan Lokal Kurangi Risiko Diabetes
Rabu, 6 Juni 2018 | 23:12 WIB
Jakarta - Konsumsi pangan lokal berbasis sagu, jagung, ubi kayu perlu digenjot. Terlebih, tingginya penyakit degeneratif seperti diabetes karena konsumsi beras atau nasi terus meningkat.
Potensi pangan lokal di Indonesia sendiri dinilai sangat banyak sebagai pengganti atau substitusi beras dengan indeks glikemik yang tinggi. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pun membuat inovasi pangan lokal seperti beras sagu dan mi sagu yang memiliki indeks glikemik rendah.
Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT, Soni Solistia Wirawan mengatakan, ketahanan pangan menghadapi tantangan besar antara lain ketergantungan impor pangan yang semakin besar. Selain itu, ada faktor pertambahan penduduk, iklim dan bencana alam, alih fungsi lahan, keamanan pangan menjadikan semakin rendahnya ketahanan pangan Indonesia.
"Sagu merupakan sumber daya pangan lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan," kata Soni di Jakarta, Rabu (6/6).
Soni mengatakan, selain sagu, mi jagung juga bisa menjadi pangan lokal alternatif. "Mi jagung di Grobogan bahkan sudah dijadikan kebiasaan buah tangan ketika ada acara pernikahan," jelasnya.
Soni menambahkan, saat ini pihanya sudah mengandeng perusahaan yakni PT Mitra Aneka Solusi untuk memproduksi beras sagu. Dalam tiga bulan terakhir sudah diproduksi sekitar 0,5 ton beras dan mi berbahan dasar sagu.
"Pangan ini sudah diujikan aspek kesehatannya ke Kementerian Kesehatan (Kemkes). Kita sudah ada kerja sama dengan rumah penderita diabetes di 90 lokasi," ucapnya.
Saat ini, kata Soni, produk inovasi BPPT seperti beras sagu, beras sehatku dan mie sagu memiliki keunggulan-keunggulan seperti indeks glikemik yang lebih rendah berkisar 30-50 dibanding dengan beras padi mencapai 90.
"Kandungan serat pangan lokal pun tinggi, sehingga sangat baik dikonsumsi bagi mereka yang rentan terhadap diabetes dan memenuhi kebutuhan diet untuk pola hidup sehat," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




