Libur Lebaran, Petugas Kebersihan dan Damkar di Depok Tetap Siaga
Selasa, 12 Juni 2018 | 15:04 WIB
Depok - Libur Lebaran tak menghalangi para petugas kebersihan dan pemadam kebakaran (damkar) di Kota Depok, Jawa Barat untuk tetap bersiaga. Petugas di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok itu tetap bekerja seperti biasa. DLHK menyiapkan 50 petugas di hari kedua Lebaran, dengan sistem kerja secara shift/bergantian.
"Kami siagakan sedikitnya 50 orang anggota Satuan Tugas (Satgas) DLHK dan 40 armada truk di hari kedua Lebaran. Untuk Lebaran hari pertama kami libur. Namun pesapon (tukang sapu jalan) telah kami kerahkan untuk operasi bersih (opsih) saat malam takbiran, sampai subuh Idul Fitri," ujar Kepala DLHK Kota Depok Etty Suryahati, di Depok, Selasa (12/6).
Dikatakan dia, petugas kebersihan akan piket secara bergiliran hingga selesai cuti bersama atau H + 5 Lebaran. Selanjutnya, tukang sapu yang bertugas membersihkan Kota Depok akan normal kembali yaitu sebanyak 1.300 orang. "Jadi liburnya hanya pas Lebaran saja, sampai H+5 petugas piket bergantian, setelah itu normal kembali," tutur Etty.
DLHK menitikberatkan pembersihan beberapa lokasi selama malam takbir hingga waktu subuh Idulfitri yakni di fly over Arif Rahman Hakim, Jalan Margonda Raya, Jalan Dewi Sartika, Grand Depok City.
Sementara terpisah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok juga siaga selama cuti bersama Idulfitri tahun 2018. Tercatat dari lima Unit Pelaksana Teknis (UPT), Markas Komando (Mako), dan Pos Balai Kota Depok disiapkan dalam dua shift penjagaan dengan rata-rata personel 16 sampai 20 orang.
"Petugas akan kami siagakan di seluruh tempat se-Kota Depok. Ada lima UPT yakni UPT Cinere, Bojongsari, Cipayung, Cimanggis, Tapos," ujar Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Gandara Budiana.
Nantinya, petugas Damkar bersiaga penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran.
Bagi warga Depok yang ingin merayakan Lebaran, Gandara berpesan agar mewaspadai penyebab kebakaran karena kelalaian manusia. Terutama akibat arus listrik dan kompor.
Selain itu, mengecek peralatan listrik yang masih menempel seperti dispenser, kulkas, dan setrika baju. "Peralatan yang masih menempel ke aliran listrik sebaiknya dicopot, termasuk selang pada tabung gas dilepaskan dulu untuk menghindari kebakaran," ujar Gandara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




