Kasad: Purnawirawan Jangan Libatkan Prajurit ke Politik Praktis

Selasa, 24 Juli 2018 | 17:06 WIB
YS
WP
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: WBP
Jenderal Mulyono.
Jenderal Mulyono. (Antara)

Jakarta - Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Mulyono berharap para purnawirawan TNI AD yang terjun ke dunia politik jangan menyeret prajurit aktif masuk politik praktis. Netralitas TNI diperlukan untuk menjaga soliditas penyelenggara negara.

"Kami juga amat menghormati niat para purnawirawan TNI AD yang ingin mendarmabhaktikan dirinya melalui jalur politik baik eksekutif maupun legislatif," kata Wakil Kasad Letjen Tatang Sulaiman membacakan pernyataan Mulyono di sela acara silaturahmi Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), di kantor PPAD, Jakarta, Selasa (24/7).

Dia menyatakan kecintaan purnawirawan terhadap TNI AD dapat menjadi motivasi untuk tidak melibatkan prajurit maupun satuan-satuan TNI AD ke kancah kontestasi politik.

Dia mengakui bahwa selama ini TNI AD tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, guna mencapai kemajuan institusi, pimpinan TNI AD berharap para purnawirawan bisa memberikan masukan untuk membangun citra korps menjadi lebih baik.

Hadir dalam acara itu, Menko Polhukam Wiranto, Wapres ke-6 Try Sutrisno, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Ketum PPAD Letjen (Purn) Kiki Syahnakri, dan sejumlah purnawirawan TNI AD.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon