Olimpiade Sains RI Ukir Prestasi di Ceko dan Portugal

Selasa, 31 Juli 2018 | 12:56 WIB
MB
WP
Penulis: Maria Fatima Bona | Editor: WBP
Tim olimpiade sains Indonesia.
Tim olimpiade sains Indonesia. (Dok Kemdikbud)

Jakarta - Setelah meraih empat perak pada International Biology Olympiad (IBO) di Iran pada pekan lalu, tim olimpiade sains Indonesia mengukir prestasi di ajang olimpiade internasional bidang kimia dan fisika pada International Chemistry Olympiad (IChO) ke-50 di Republik Ceko, dan International Physics Olympiad (IPhO) ke-49 di Lisbon, Portugal.

Medali emas bidang kimia diraih Ong Christoper Ivan Wijaya, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen YSKI, Semarang. Sedangkan bidang fisika diraih Johanes, siswa SMA Kristen Frateran, Surabaya. Selain medali emas, tim IChO Indonesia meraih satu medali perak oleh Abdullah Muqoddam, siswa Madrasah Aliyah (MA) Negeri Insan Cendekia Serpong dan dua medali perunggu oleh Rizki Kurniawan, siswa SMA Negeri 1 Metro, Lampung, dan Muhammad Syaiful, Islam siswa SMA Cindera Mata, Bekasi. Keempat siswa tersebut mewakili Indonesia bersaing dengan 309 siswa dari 80 negara peserta IChO tahun 2018.

Sementara pada IPhO di Portugal, Indonesia meraih medali perak melalui Jason Jovi Brata siswa SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta, dan medali perunggu masing-masing oleh Ahmad Aufar Thoriq, siswa SMA Semesta BBS, Semarang; Bryant Juspi, siswa SMA Darma Yudha, Pekanbaru, dan Raditya Adhidarma Nugraha, siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta. Kelima remaja itu mampu bersaing dengan 670 siswa dari 90 negara peserta IPhO 2018.

Direktur Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Purwadi Sutanto mengatakan, para siswa berprestasi itu merupakan hasil seleksi berjenjang mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional yakni Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Pekanbaru, Riau, pada 2017 yang lalu. "Mereka semua mendapat medali. Ini menjadi kado kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia karena anak-anak kita bisa bersaing dengan negara lain," kata Purwadi saat menjemput Delegasi Tim Kimia Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, pada Senin (30/7) malam.

Ditambahkan Purwadi, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik, setiap siswa yang berprestasi dalam ajang internasional akan mendapatkan penghargaan berupa beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Purwadi menuturkan, pemerintah memberikan beasiswa melanjutkan pendidikan tinggi dalam negeri untuk peraih medali perunggu, beasiswa dalam negeri atau luar negeri untuk perak, dan beasiswa dalam dan luar negeri untuk peraih emas. Beasiswa ini untuk pendidikan S-1hingga S-3 agar mereka menjadi calon pemimpin masa depan.

Christoper Ivan Wiaya (17) peraih emas pada ajang IChO ke-50 mengatakan, setiap siswa diuji kemampuannya di bidang teori dan melakukan percobaan di laboratorium dalam dua hari. "Hari pertama teori dan hari kedua praktik," ujarnya.

Menurut Ivan, soal-soal yang diujikan tidak jauh berbeda dengan apa yang pelajari selama persiapan oleh tim pembina dari staf pengajar Departemen Kimia-FMIPA UI dan Departemen Kimia FMIPA-ITB. Program pelatihan yang dilakukan disesuaikan dengan materi dalam silabus IChO serta silabus teori dan praktikum untuk IChO 50th. Meski begitu, Ivan mengaku, sebagian besar materi tersebut tidak pernah diberikan di tingkat SMA di Indonesia.

Ivan mengatakan, ia terpilih sebagai delegasi Indonesia melalui empat tahapan seleksi dengan total waktu pelatihan, pembinaan dan seleksi selama 10 minggu.

Abdullah Muqoddam peraih medali perak IChO mengatakan, saingan terberat tim Indonesia adalah siswa dari negara-negara maju seperti Amerika, Rusia dan Tiongkok. "Mereka dapat medali emasnya dengan nilai paling tinggi," kata Muqoddam.

Sementara Kepala SMA Cindera Mata, Bekasi, Ros Hayati, menjelaskan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimanfaatkan untuk pengembangan peserta didik di bidang sains dan teknologi. "Setiap kompetisi kami dorong anak-anak untuk ikut," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon