Polri-TNI Akan Berusaha Hentikan Penjarahan di Palu
Minggu, 30 September 2018 | 21:41 WIB
Jakarta - Aksi penjarahan mulai terjadi di Palu, Sulawesi Tengah setelah terjadinya gempa dan tsunami. Polisi dan TNI berusaha menghentikan aksi tersebut.
"Polri dan TNI melakukan penjagaan di SPBU dan minimarket guna menghindari penjarahan oleh masyarakat yang membutuhkan makanan," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (30/9).
Selain itu, Dedi melanjutkan, Polri juga masih melakukan proses identifikasi jenazah. Rencananya jenazah akan dikuburkan secara massal besok mengingat sebagian besar sudah mulai membusuk.
"Apabila tidak segera dimakamkan akan menimbulkan penyakit. Bantuan juga terus berdatangan baik pasukan TNI, Polri, peralatan, obat-obatan, dan makanan," sambungnya.
Mereka inilah yang bekerja bahu-membahu mengevakuasi korban yang masih hidup maupun korban yang sudah meninggal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




