Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu karena Suramadu, Ini Kata Jubir TKN

Kamis, 1 November 2018 | 18:46 WIB
MS
WP
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: WBP
Jembatan Suramadu.
Jembatan Suramadu. (Antara)

Jakarta - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, merasa aneh dengan upaya melaporkan Presiden Joko Widodo ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena menggratiskan tarif tol jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).

Arya mengungkapkan, kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selalu ribut jika tarif tol dinaikkan. Kini, setelah jembatan Suramadu digratiskan untuk rakyat, kembali diributkan karena dianggap politis. "Ya nanti semua dianggap politik. Apa-apa saja yang membuat, yang melayani rakyat, dianggp politik. Aneh," kata Arya Sinulingga, di Jakarta, Kamis (1/11).

Padahal, lanjut Arya, keputusan menggratiskan tarif jembatan Suramadu adalah hal wajar. Sebab masyarakat tidak punya alternatif lain ke Madura bila memakai mobil. Ada moda transportasi kapal fery yang waktunya lebih lama serta lebih mahal.

"Kalau tak mau ini digratiskan, berarti kita tak mau kalau orang Madura itu punya pilihan alternatif transportasi, kan? Bagi kami, justru sangat wajar bila Pak Jokowi menggratiskannya," tandas dia.

Sebelumnya, Forum Advokat Rantau melaporkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ke Bawaslu. Jokowi diduga melakukan kampanye terselubung dengan cara menggunakan jabatannya sebagai presiden untuk menggratiskan tarif tol Jembatan Surabaya Madura (Suramadu).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon