Direktur Relawan Jokowi-Ma'ruf Sambangi Rumah Keluarga Alm Tuty
Kamis, 1 November 2018 | 19:30 WIB
Majalengka - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq mengungkapkan duka yang mendalam atas meninggalnya Tuty Tursilawati, buruh migran asal Majalengka yang dieksekusi mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
Hal itu diungkapkan ketika mengunjungi kediaman keluarga Tuty di Majalengka, Jawa Barat, Kamis (1/11). Atas nama semua relawan Jokowi-Amin, dirinya mendoakan almarhum dan keluarga agar diberi ketabahan dan kesabaran. "Kita berharap ke depan kejadian serupa tidak terulang lagi," kata kiai Maman, dalam keterangannya diterima di Jakarta.
Maman meminta keseriusan dari Pemerintah Daerah Majalengka dalam hal perlindungan terhadap buruh migran asal Majalengka. Beberapa TKI asal Majalengka masih ada yang sedang menghadapi masalah hukum seperti TKI asal Cingambul Majalengka, Eti Ruhaeti.
Untuk kasus Tuty ini, Maman mengungkapkan kekecewaannya atas proses eksekusi mati oleh Pemerintah Arab Saudi yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada keluarga maupun Pemerintah Indonesia.
Karena itu, pihaknya mendukung penuh protes yang dilayangkan oleh pemerintah atas kasus tersebut.
Ke depan, Maman mendorong agar pemerintah melindungi para buruh migran dengan maksimal mengingat mereka adalah pahlawan devisa yang berkontribusi. "Buruh Migran Perempuan kerap mengalami perlakuan dan tindakan kekerasan, ancaman dan pelecehan seksual," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




