12.000 Personel Amankan Aksi Bela Tauhid

Jumat, 2 November 2018 | 13:25 WIB
BM
FB
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: FMB
Aksi bela Tauhid.
Aksi bela Tauhid. (Antara/Ahmad Subaidi)

Jakarta - Polda Metro Jaya, telah menyiapkan pengamanan terkait aksi massa bertajuk "Aksi Bela Tauhid", di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Sebanyak 12.000 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi agar berlangsung tertib dan aman.

"Pengamanan unjuk rasa disiapkan sekitar 12.000 lebih personel," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (2/11).

Dikatakan, Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan Aksi Bela Tauhid, yang rencananya diikuti 10.000 orang. Massa aksi berkumpul di Masjid Istiqlal kemudian melakukan parade menuju Istana Merdeka.

"Kami akan mengamankan aksi sampai berakhir. Kami harap aksi bisa berlangsung damai, mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Penyampaian pendapat dilakukan dengan baik dan tetap menjaga situasi Kamtibmas," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, sebanyak 712 personel lalu lintas dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

"Jumlah 712 personel, terdiri dari 50 personel Satwil Jakpus, 50 Satwil Jakut, 50 Satwil Jakbar, 50 personel Satwil Jaktim, 50 personel Satwil Jaksel, dan 462 Ditlantas Polda Metro Jaya," katanya.

Menurutnya, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus terkait aksi tersebut. Berikut rute pengalihan arusnya:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju ke Jl. Majapahit dibelokkan ke arah Jl. Juanda yang akan belok kanan ke Traffic Light (TL) Bina Graha, di luruskan ke arah Pasar Baru bisa belok kanan Jl. Boedoet & Jl. Pos serta depan Pasar Baru bisa lurus ke arah jl. Gunung Sahari.

2. Arus lalu lintas dari Jl. Pos bisa diarahkan ke kanan arah Tugu Adi Pura tidak belok ke kiri masuk Jl. Veteran arah Pasar Baru, atau arus lalin dari Jl. Pos bisa belok ke kiri arah Borobudur maupun Jl. Pejambon, diarahkan ke kanan ke Jl. Merdetim, namun tidak belok ke kiri arah Jl. Merut ke arah Jl. Perwira atau Jl. Pejambon ke kiri ke arah Ridwan Rais dan ke Tugu Tani.

3. Arus lalin dari Jl. Tugu Tani tidak disarankan masuk ke TL Batu tapi diluruskan ke Jl. Mertim, sedangkan arus lalin dari Jl. Kebon Sirih diluruskan ke arah Kwitang / Tugu Tani menuju Menteng.

4. Arus lalu lintas dari Dukuh Atas agar tidak lurus tapi bisa melingkar balik arah ke Semanggi atau belok kiri ke arah Jl. Imam Bonjol/Menteng. Kemudian, di TL Sarinah agar diberlakukan pengalihan arus belok kiri Jl. Wahid Hasyim sampai perempatan Jl. Mas Mansyur.

5. Arus lalu lintas di TL Budi Kemuliaan yang dari Jl. Abdul Muis diluruskan ke arah Jl. Fahrudin berlaku untuk arus lalin sebaliknya. Kemudian arus lalin yang akan masuk ke Jl. Museum agar dialih aruskan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, lokasi parkiran massa direkomendasikan di halaman Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng, area parkir IRTI, Monas Timur, Monas Tenggara, dan Thamrin 10 depan Hotel Sari Pan Pacific.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon