Tim Prabowo-Sandiaga Boikot Metro TV

Selasa, 6 November 2018 | 16:40 WIB
HS
B
Penulis: Hotman Siregar | Editor: B1
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Djoko Santoso pada acara Deklarasi relawan Melati Putih Indonesia (MPI) mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga diselenggarakan di kediaman Timses Prabowo-Sandi Djoko Santoso, di Jalan Bambu Apus No 100, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat 14 September 2018.
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Djoko Santoso pada acara Deklarasi relawan Melati Putih Indonesia (MPI) mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga diselenggarakan di kediaman Timses Prabowo-Sandi Djoko Santoso, di Jalan Bambu Apus No 100, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat 14 September 2018. (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)


Jakarta- Badan Pemenangan Nasional capres -cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga memutuskan untuk memboikot Metro TV. Keputusan itu didasari dugaan bahwa stasiun televisi milik Media Group tersebut menyalahgunakan hak siar untuk kepentingan politik.

Hal itu ditegaskan Ketua BPN Prabowo - Sandi Djoko Santoso dalam konferensi pers di Media Center Prabowo-Sandiaga di Jl Sriwijaya Jakarta Sekatan, Selasa (6/11). Menurut Djoko eputusan memboikot Metro TV merupakan hasil rapat yang bersifat resmi.

"Kami sudah memutuskan boikot MetroTV. Selama ini pihak Prabowo - Sandi telah dirugikan oleh pemberitaan Metro TV," ujar Djoko.

Djoko menilai media milik Surya Paloh itu kerap memasukkan opini dalam produk jurnalistiknya. Karena itu BPN Prabowo - Sandi memilih menolak melayani wawancara dengan MetroTV.

"Metro TV telah merugikan tim saya dan ini udah enggak sehat," tandasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon