Grosjean dan Perez tak Sangka Bisa Jejak Podium

Senin, 11 Juni 2012 | 05:18 WIB
AA
B
Penulis: Autosport/ Heru Andriyanto | Editor: B1
Romain Grosjean di mobil Lotus (atas) dan pembalap Sauber Sergio Perez
Romain Grosjean di mobil Lotus (atas) dan pembalap Sauber Sergio Perez (motorsport.com)
"Kalau start dari urutan 15 maka bisa finis podium adalah hal terakhir yang anda pikirkan."

Pembalap Lotus, Romain Grosjean, dan rivalnya dari Sauber, Sergio Perez, benar-benar tak menduga bahwa di lap-lap terakhir  Grand Prix Kanada Minggu (10/6) waktu setempat, mereka bisa mendahului beberapa pembalap kawakan untuk meraih hasil podium.

Grosjean, yang start dari posisi tujuh, bisa menyelesaikan 70 lap dengan jarak 2,5 detik saja dari juara balapan Lewis Hamilton, disusul Perez yang memulai balapan dari posisi 15 dan melesat ke tempat ketiga.

Grosjean dan Perez menggunakan strategi satu kali pit stop.

Grosjean memulai perjuangannya dengan melewati Nico Rosberg dan Mark Webber, dan tidak tahu telah mendahului Vettel yang melakukan pit stop kedua beberapa lap menjelang balapan berakhir.

"Saya tak sadar berada di posisi ketiga dan kemudian saya melihat Fernando (Alonso) melambat dan berikutnya saya di posisi kedua. Jadi seperti gila rasanya di akhir balapan karena saya menduga hanya di posisi empat atau lima, tapi kami memang punya kecepatan,” kata pembalap Perancis itu seperti dikutip Autosport.

Dengan hasil ini, Grosjean mengungkapkan keyakinannya kalau Lotus akan selalu mampu bersaing di baris depan.

"Kami dalam kondisi bagus untuk bekerja dengan tim dan meraih kemajuan setiap saat. Kami mengalami hari buruk Jumat (sesi latihan) dan kondisinya berbeda hari ini," katanya.

Sementara itu Perez juga mengaku tak menduga sama sekali bisa meraih hasil podium.

“Jujur saja, kalau start dari urutan 15 maka bisa finis podium adalah hal terakhir yang anda pikirkan," cetusnya. "Kami berhasil melakukan manuver untuk mendahului lalu saya lihat degradasi (ban) tidak terlalu parah, saya bisa mengatur kecepatan dan mendahului beberapa pembalap."

Perez hanya satu kali berhenti untuk mengganti ban dan melakukannya setelah 41 putaran.

Balapan di Kanada ini merupakan finis podium keduanya setelah menjadi juara kedua di Malaysia. Di antara dua seri itu, dia tak sekalipun bisa meraih poin.

"Kami bernasib sial di Monaco dan Barcelona. Sungguh hebat bisa bangkit lagi dan meraih hasil podium untuk tim,” kata Perez.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon