Mendagri: Perekaman Data E-KTP Sudah 97%
Selasa, 22 Januari 2019 | 19:52 WIB
Medan - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, perekaman data kartu tanda penduduk secara elektronik (e-KTP) di Tanah Air, sudah mencapai 97 persen. Perekaman ini dipastikan tuntas, bila masyarakat proaktif untuk menyampaikan administrasi kependudukan tersebut.
"Perekaman dan pembagian kartu sudah dilakukan. Hanya tinggal sedikit saja dan itu akan segera diselesaikan," ujar Tjahjo saat membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tahun 2019 di Hotel Tiara Medan, Selasa (22/1).
Tjahjo menyampaikan, perekaman e-KTP yang terhitung sedikit lagi masih dilakukan. Petugas pemerintahan melakukan penjemputan data sekaligus melakukan perekaman. Proses ini memakan waktu karena akses lokasi yang dinilai jauh di daerah pedalaman. Salah satu kawasan yang aksesnya sulit itu terdapat di Papua.
"Untuk perekaman terhadap warga binaan di rumah tahanan (Rutan) maupun lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia, sudah dituntaskan. Semuanya sudah selesai dan tidak ada lagi masalah. Masyarakat kota juga masih ada yang belum melakukan perekaman. Meski terhitung sedikit namun data mereka harus dijemput," katanya.
Menurutnya, akses di Papua menjadi salah satu kendala yang dihadapi saat melakukan perekaman. Sebab, letak geografis Papua dan lokasinya yang sangat jauh. Kondisi wilayah di Papua juga bisa dipahami. Kendati demikian, pemerintah optimistis untuk dapat segera menuntaskan masalah data administrasi kependudukan di Indonesia.
Kepala Disdukcapil Provinsi Sumut, Ismael P Sinaga, mengatakan, jumlah warga binaan di lapas dan rutan di Sumut, ada sebanyak 33.543 jiwa. Sementara itu, jumlah daerah pemilihan tetap (DPT) yang dimasukkan oleh pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebanyak 28.891 jiwa.
"Jumlah berkurang karena sebagian dari warga binaan sudah selesai menjalani masa hukunan. Sebagian lagi dari warga binaan ada yang mungkin sudah dipindahkan. Perekaman sesang berjalan dan dalam kurun waktu tiga hari dipastikan sudah dituntaskan. Koordinasi masih terus dilakukan dengan kalapas maupun kepala rutan," sebutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




