BPN Prabowo-Sandi Tak Begitu Anggap Penting Hasil Survei

Minggu, 17 Maret 2019 | 19:52 WIB
CP
WM
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: WM
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa pendukungnya saat kunjungan ke Jambi, Kamis (14/3/2019).
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa pendukungnya saat kunjungan ke Jambi, Kamis (14/3/2019). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) tak begitu menganggap penting hasil survei Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Sebab, BPN mempunyai data internal terkait tingkat elektabilitas.

Demikian disampaikan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara di Kantor Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Jakarta, Minggu (17/3). Suhendra menyatakan, pihaknya tetap menghormati temuan survei SMRC.

"Kami tidak menganggap survei ini tidak akurat hanya saja kami memiliki pandangan sendi beberapa data serta perhitungan sendiri. Dinamika-dinamika ini selalu kami jadikan bahan evaluasi, ini merupakan secondary refferences kami, karena yang terpenting itu 17 April nantinya," kata Suhendra.

Menurut Suhendra, hasil survei Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 banyak meleset. Ketika itu, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno disebut tak akan memenangkan Pilgub.

"Dulu di saat Anies dan Sandi maju pada Pilgub, banyak lembaga survei yang menyatakannya kalah. Tapi apa? Tidak kan? Iya jadi jawaban ini bukan acuan utama kami. Ini dinamika survei, kami juga punya survei-surveri tersendiri," ujar Suhendra.

Suhendra menuturkan, hasil survei sangat bergantung pada pertanyaan. Apabila survei menanyakan kinerja Jokowi, lanjut Suhendra, tentu temuannya positif. "Hal yang sama pun terjadi jika temanya mengangkat Prabowo," ucap Suhendra.

Seperti diberitakan, tingkat elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf berdasarkan survei SMRC sebesar 57,6 persen, sedangkan Prabowo-Sandi dipilih 31,8 persen, dan 10,6 persen menyatakan tidak tahu atau rahasia. Survei dilaksanakan pada 24 Februari-5 Maret 2019 di 34 provinsi.

Jumlah responsen 2820, tapi yang mau menjawab hanya 2479 orang atau 88 persen. Dengan metode sampel simple random sampling, angka margin of error plus minus 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon