Masyarakat Kritisi Bantuan Freeport untuk Korban Banjir Sentani
Kamis, 21 Maret 2019 | 15:02 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Hari kelima bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayapura, Papua, PT Freeport Indonesia (FI) terus aktif membagi-bagikan bahan makanan siap olah seperti berbagai jenis mie instan, telur ayam, beras kepada ribuan pengungsi korban banjir yang di tenda-tenda penampungan. PT FI juga membagikan susu kotak dan bubur kotak untuk bayi dan anak-anak.
Ada jenis susu kotak yang tidak direkomendasikan Kementerian Kesehatan karena mengandung bahan tertentu yang dapat menyebabkan bayi dan anak-anak mengalami diare.
Pantauan Beritasatu.com, Rabu (20/3/2019) di Posko Relawan PT FI di Kompleks Kantor Bupati Jayapura, para staf PTFI terlihat sangat sibut mencatat pengeluaran bahan makanan dari tenda posko untuk didistribusikan ke para pengungsi.
Sekitar enam relawan membantu mengeluarkan bahan makanan instan dan dinaikkan ke kendaraan untuk diberangkatkan ke pusat-pusat pengungsian. Ada sekitar 26 titik pengungsian di sejumlah tempat di Kabupaten Jayapura.
Seorang korban banjir, Goliat Daud Kogoya yang mengungsi dari lereng gunung Cyclop, mengeritik bantuan PT FI. Ia menilai kurang maksimal dibanding kapasitas PT FI sebagai perusahaan tambang emas terbesar di dunia yang menimba kekayaan sumber daya alam itu di wilayah Papua.
Menurut Goliat, PTFI harusnya melihat kebutuhan pengungsi yang lebih besar seperti tenda-tenda, terpal, dan juga perlu mendatangkan alat berat membantu pemerintah daerah mempercepat pembersihan lumpur akibat banjir.
"Makanan-makanan instan sudah disumbang oleh masyarakat dan perusahaan-perusahaan kecil. Ya, giliran PT FI hendaknya menyumbanglah kebutuhan pengungsi yang lebih besar karena Freeport mampu mengadakannya," kata Goliat.
Sementara seorang relawan bencana alam, Florensia Klau Seran mengatakan, PT FI sebaiknya melihat dengan baik kebutuhan para pengungsi dan menentukan pilihan bantuan yang benar-benar sulit didapatkan pengungsi.
"Saat ini pengungsi butuh tenda-tenda darurat dengan fasilitas memadai sehingga mereka bisa tidur dengan baik dan kesehatannya lebih terjaga," kata Florensia ,
Menanggapi hal ini, Vice Presiden PT FI Bidang Hubungan Pemerintahan Jonny Lingga mengatakan, pihaknya tidak hanya membagi-bagikan makanan di Sentani. "Kami juga membantu menemukan 4 mayat korban, ini tidak ada yang tahu juga kan," ujarnya kepada Beritasatu.com, Kamis (21/3/19).
Dikatakan, pihaknya tidak hanya menumpuk di posko. "Ini hanya baru awal karena kami sedang menyiapkan bantuan lain dalam bentuk selimut dari Timika dan itu sedang kita bawa dan akan kita berikan. Obat-obatnya juga sudah kita berikan langsung ketempat yang membutuhkan," kata Jonny Lingga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




