Susun RUU Pemda dan Desa, DPR Melawat ke 4 Negara
Selasa, 19 Juni 2012 | 16:05 WIB
Panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemerintah Daerah dan RUU Desa siap melawat sambil studi banding ke empat negara.
Tujuan Pansus RUU Desa ke China dan Venezuela sementara Pansus RUU Pemda akan bertolak ke Jerman dan Jepang.
Anggota pansus RUU Pemda dan RUU Desa AW Thalib mengatakan kunjungan ke negara-negara itu akan dijalankan dua tim berbeda. Thalib sendiri ikut ke Venezuela.
"Yang jelas anggota Pansus sudah ditentukan siapa yang ke Venezuela dan China, dari rombongan itu nanti dibagi dua, saya kebagian ke Venezuela," kata AW Thalib ketika dihubungi wartawan, Selasa (19/6).
Menurutnya, kunjungan tersebut akan dilakukan pada 6 Juli mendatang selama sepekan. Rencana tersebut sedang dibicarakan pada kedutaan besar setempat.
"Sedang dalam tahap pembicaraan ke kedutaan dua negara tersebut yaitu untuk mematangkan persiapan sehingga proses studi banding nanti menjadi lebih lancar," lanjutnya.
Dia mengatakan, sudah diagendakan beberapa pertemuan dan kunjungan dengan beberapa instusi yang terkait dengan desa di dua negara tersebut.
Venezuela dan China dipilih karena dilihat masih memiliki kemiripan karakter dengan Indonesia, yaitu, masyarakatnya masih hidup dalam ketergantungan sektor agraris dan masyarakatnya pluralis.
"Kami ingin tahu pengelolaan yang beragamnya itu, apalagi saat ini masih prokontra dalam penyebutan, apakah pakai nama desa atau yang lain, masih belum ada kesepakatan," kata dia.
"Banyak hal yang ingin didapatkan dari sana, tentu jadi bahan pembanding dan salah satu sumber masukan untuk pembahasan berikutnya dengan pemerintah," tambahnya.
Adapun, kata dia, pansus RUU Pemda dijadwalkan melawat ke Jerman dan Jepang pada September mendatang.
Tujuan Pansus RUU Desa ke China dan Venezuela sementara Pansus RUU Pemda akan bertolak ke Jerman dan Jepang.
Anggota pansus RUU Pemda dan RUU Desa AW Thalib mengatakan kunjungan ke negara-negara itu akan dijalankan dua tim berbeda. Thalib sendiri ikut ke Venezuela.
"Yang jelas anggota Pansus sudah ditentukan siapa yang ke Venezuela dan China, dari rombongan itu nanti dibagi dua, saya kebagian ke Venezuela," kata AW Thalib ketika dihubungi wartawan, Selasa (19/6).
Menurutnya, kunjungan tersebut akan dilakukan pada 6 Juli mendatang selama sepekan. Rencana tersebut sedang dibicarakan pada kedutaan besar setempat.
"Sedang dalam tahap pembicaraan ke kedutaan dua negara tersebut yaitu untuk mematangkan persiapan sehingga proses studi banding nanti menjadi lebih lancar," lanjutnya.
Dia mengatakan, sudah diagendakan beberapa pertemuan dan kunjungan dengan beberapa instusi yang terkait dengan desa di dua negara tersebut.
Venezuela dan China dipilih karena dilihat masih memiliki kemiripan karakter dengan Indonesia, yaitu, masyarakatnya masih hidup dalam ketergantungan sektor agraris dan masyarakatnya pluralis.
"Kami ingin tahu pengelolaan yang beragamnya itu, apalagi saat ini masih prokontra dalam penyebutan, apakah pakai nama desa atau yang lain, masih belum ada kesepakatan," kata dia.
"Banyak hal yang ingin didapatkan dari sana, tentu jadi bahan pembanding dan salah satu sumber masukan untuk pembahasan berikutnya dengan pemerintah," tambahnya.
Adapun, kata dia, pansus RUU Pemda dijadwalkan melawat ke Jerman dan Jepang pada September mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




