Aksi Berujung Ricuh, BPN Imbau Semua Pihak Bisa Menahan Diri
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:54 WIBJakarta, Beritasatu.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) menghimbau kepada semua pihak yang ikut aksi demo untuk dapat menahan diri dan menghindari kericuhan agar tidak kembali menimbulkan korban. Imbauan untuk menahan diri tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, namun juga kepolisian.
"Kami atas nama BPN mengimbau semua pihak untuk menahan diri. Kepolisian menahan diri tidak secara demonstratif menggunakan persenjataan dan lainnya untuk melakukan penanganan terhadap massa," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di halaman kediaman Prabowo di Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Rabu (22/5/2019).
Menurutnya, saat ini kubu Prabowo-Sandiaga tengah mendengarkan masukan dari sejumlah tokoh terkait upaya mengajukan gugatan ke MK. Karena itu, bagi masyarakat yang tidak puas sebaiknya tetap menunggu keputusan tersebut.
"Massa yang demo juga harus tahan diri tidak lakukan kekerasan provokasi dan sebagainya. Netizen juga kami imbau untuk tidak lakukan kekerasan verbal yang sekarang berkembang. Jadi kami berharap semua pihak saat ini harus menahan diri baik itu bentuk kekerasan fisik maupun kekerasan verbal," ungkapnya.
Menurutnya, saat ini kubu pemenangan Prabowo-Sandiaga bukanlah pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban atas rentetan kejadian yang berujung kericuhan. Pihak yang bertanggungjawab adalah orang-orang yang melakukan provokasi dalam aksi tersebut.
"Yang bertanggung jawab adalah tentu mereka-mereka yang lakukan provokasi mereka yang lakukan kekerasan karena sejak awal pak Prabowo memutuskan jalur konstitusional mendukung segala upaya konstitusional dan mendorong gerakan yang damai menggunakan hak demokrasi," ucapnya.
Seperti diketahui, sejak tadi malam telah terjadi kericuhan di sejumlah tempat. Kericuhan terjadi setelah massa melakukan aksi unjuk rasa di Bawaslu, Jakarta Pusat. Akibat kejadian tersebut sedikitnya telah menelan korban tewas sebanyak enam orang dan ratusan lainnya luka-luka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




