Festival Budaya Lembah Baliem Papua 2019 Suguhkan Beragam Atraksi dan Kunjungan Wisata
Jumat, 21 Juni 2019 | 22:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabupaten Jayawijaya, Papua setiap tahunnya selalu rutin menggelar festival budaya bernama Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB). Untuk tahun ini, FBLB sendiri telah berusia 30 tahun dan menjadi salah satu festival budaya tertua di Papua.
Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berencana akan menyelenggarakan acara tersebut pada 7 - 11 Agustus 2019 atau beberapa hari jelang Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 tahun. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berencana akan menggelar beberapa festival budaya, kuliner dan kesenian khas Papua yang menjadi promosi Papua agar bisa jadi destinasi populer di Indonesia yang wajib dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua mengatakan festival nantinya juga ada kunjungan ke beberapa destinasi wisata sebagai upaya untuk memperkenalkan Papua umumnya dan Kabupaten Jayawijaya yang terkenal dengan beberapa suku seperti suku Dani dan beberapa suku lainnya.
Kontibusi pariwisata terhadap kemajuan ekonomi masyarakat di Papua khususnya Jayawijaya diakui Bupati John R Banua cukup besar.
"Kontribusi kegiatan Festival seperti ini pastinya besar bagi masyarakat di sana. Karena dengan adanya acara tersebut, perekonomian masyarakat jadi terangkat. Mereka bisa menyediakan tempat-tempat hunian, kerajinan tangan mereka juga bisa dikenal kemudian jadi komoditi jualan yang mendatangkan nilai ekonomi bagi masyrakat, serta dengan adanya festival budaya seperti ini, masyarakat juga jadi lebih mencintai budaya, kesenian dan kulinernya. Dan dari kegiatan ini tradisi masyarakat disana juga bisa terjaga dan tetap dilestarikan," tandas Bupati.
FBLB juga akan menyuguhkan karnaval budaya nusantara yang akan diparadekan oleh para siswa-siswi dari mulai TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi serta paguyuban kesenian. Selain itu akan ada kegiatan paralayang, pasar festival night market, hingga pertunjukan parade tarian kolosal yang berkisah tentang peradaban Suku Dani sebagai Warisan Dunia.
Lalu akan ada pemecahan rekor pembuatan Noken Raksasa (tas khas masyrakat Papua) setinggi 30 meter yang akan mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Dimana pemecahan rekor ini merupakan pemecahan rekor MURI kedua setelah tahun kemarin ada pemecahan Rekor MURI yakni tombak perang terbanyak dan terbesar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




