Aksi Buruh Pertamina Tutup Kilang Minyak Balongan
Senin, 25 Juni 2012 | 14:48 WIB
Aktivitas armada tanki yang akan mengisi BBM untuk menyuplai sejumlah SPBU di wilayah Jawa Barat dan sebagian wilayah DKI Jakarta terganggu.
Ribuan buruh pertamina balongan di Indramayu, Jawa Barat (Jabar), kembali melakukan aksi mogok kerja dengan berunjuk rasa di depan Kilang Balongan. Aksi berlangsung ricuh, ketika massa berusaha menjebol pintu pagar dan besi beton kilang pertamina.
Pantauan Beritasatu di lokasi aksi, terlihat ribuan buruh juga melempari petugas yang berjaga di depan pintu dengan batu. Massa kesal karena aspirasinya tidak di penuhi pihak pertamina.
Kericuhan ini berawal ketika massa menjebol pintu gerbang keluar masuk kilang UMPS, depot pengisian BBM. Massa juga melempar batu ke barikade petugas yang berjaga di depan pintu gerbang. Aparat polisi yang bertugas membalas dengan melepaskan tembakan gas air mata yang diarahkan petugas ke barisan buruh.
Aksi ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan pekerja untuk menuntut pihak pertamina segera menghapus sistem kerja kontrak dan outsorcing, serta peningkatan kesejahteraan para buruh dalam sepekan ini.
Audiensi dengan pertamina pusat pun telah dilakukan, namun tuntutan mereka tetap tidak di penuhi pihak pertamina, sehingga massa meluapkan kekesalannya dengan memblokir kilang unit pemasaran atau tempat pengisian bbm.
Akibat aksi mogok kerja ribuan buruh ini, aktivitas armada tanki yang akan mengisi BBM untuk menyuplai sejumlah SPBU di wilayah Jawa Barat dan sebagian wilayah DKI Jakarta terganggu.
Hingga kini massa masih tetap bertahan di sekitar pintu gerbang kilang, menunggu pihak pertamina untuk menemui mereka dan menerima aspirasinya. Massa mengancam akan melumpuhkan aktivitas pertamina apabila tuntutanya tak dipenuhi.
Di lokasi terpantau ratusan personil gabungan dari Polda Jabar dan Brimob Detasement C juga telah disiagakan diobjek vital negara di sekitar kawasan Pertamina Balongan, Indramayu tersebut.
Ribuan buruh pertamina balongan di Indramayu, Jawa Barat (Jabar), kembali melakukan aksi mogok kerja dengan berunjuk rasa di depan Kilang Balongan. Aksi berlangsung ricuh, ketika massa berusaha menjebol pintu pagar dan besi beton kilang pertamina.
Pantauan Beritasatu di lokasi aksi, terlihat ribuan buruh juga melempari petugas yang berjaga di depan pintu dengan batu. Massa kesal karena aspirasinya tidak di penuhi pihak pertamina.
Kericuhan ini berawal ketika massa menjebol pintu gerbang keluar masuk kilang UMPS, depot pengisian BBM. Massa juga melempar batu ke barikade petugas yang berjaga di depan pintu gerbang. Aparat polisi yang bertugas membalas dengan melepaskan tembakan gas air mata yang diarahkan petugas ke barisan buruh.
Aksi ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan pekerja untuk menuntut pihak pertamina segera menghapus sistem kerja kontrak dan outsorcing, serta peningkatan kesejahteraan para buruh dalam sepekan ini.
Audiensi dengan pertamina pusat pun telah dilakukan, namun tuntutan mereka tetap tidak di penuhi pihak pertamina, sehingga massa meluapkan kekesalannya dengan memblokir kilang unit pemasaran atau tempat pengisian bbm.
Akibat aksi mogok kerja ribuan buruh ini, aktivitas armada tanki yang akan mengisi BBM untuk menyuplai sejumlah SPBU di wilayah Jawa Barat dan sebagian wilayah DKI Jakarta terganggu.
Hingga kini massa masih tetap bertahan di sekitar pintu gerbang kilang, menunggu pihak pertamina untuk menemui mereka dan menerima aspirasinya. Massa mengancam akan melumpuhkan aktivitas pertamina apabila tuntutanya tak dipenuhi.
Di lokasi terpantau ratusan personil gabungan dari Polda Jabar dan Brimob Detasement C juga telah disiagakan diobjek vital negara di sekitar kawasan Pertamina Balongan, Indramayu tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




