TPNPB OPM Mengaku Bertanggungjawab Atas Penembakan Anggota TNI
Jumat, 26 Juli 2019 | 19:04 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)- Organisasi Papua Merdeka (OPM) bertanggung jawab atas meninggalnya anggota TNI asli Papua, Prada Usman Helembo, yang tertembak saat sedang mengamankan pembangunan jalan Trans Papua di Kampung Yuguru, Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga, Sabtu (21/7/2019) lalu.
Ini dikatakan Juru Bicara Komisi Nasioanal (Komnas) TPNPB-OPN Sebby Sambom, Jumat (26/7) sore kepada Beritasatu.com.
Panglima Kodao III TPNPB-OPM Ndugama Bridgen Egianus Kogeya menyatakan menolak pembangunan jalan trans Papua. "Tawaran bentuk apapun di wilayah ini kami akan tembak," tutur Sebby menyampaikan pesan Egianus.
"Kami hanya menuntut hak kemerdekaan kami," tegasnya.
Disinggung tertembaknya anggota TPNPB Selasa (23/7) dini hari, dikatakan saat itu 37 orang anggota prajurit TPNPB sedang tidur di markas kampung Ol, Distrik Derakma.
"Saat itu pasukan Militer Indonesia (TNI) menyerang dan melakukan tembakan terhadap rumah milik TPNPB-OPM. Akibatnya anggota TPNPB terluka dan satu orang hilang. Dari 34 orang anggota TPNPB-OPM yang lolos akan dilaporkan kemudian, setelah evakuasi," ujar Sebby Sambom
Dikatakan Sebby, Bridgen Egianus Kogeya melaporkan bahwa satu pucuk senjata jenis kecil (pistol) dan dua dos peluru milik TPNPB Kodap III Ndugama berhasil direbut oleh pasukan TNI.
"Namun kami tidak akan mundur sedikitpun dan kami tetap akan berperang sampai kami merebut hak penentuan nasib sendiri bagi Bangsa Papua," ujar Sebby.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




