Cegah Konflik di Jayapura, 2.500 Personel Disiagakan

Jumat, 30 Agustus 2019 | 20:34 WIB
FA
YD
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: YUD
Brigjen Dedi Prasetyo.
Brigjen Dedi Prasetyo.

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menyatakan bahwa situasi di kota Jayapura sudah berhasil dikendalikan aparat TNI-Polri. Beberapa properti yang rusak sedang didata dan aparat berupaya mencegah konflik horizontal.

"Kita bersama tokoh masyarakat melakukan komunikasi dan dgn menghimbau untuk tidak terprovokasi situasi maupun konten yang sifatnya provokatif," kata Karo Penmas Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (30/8/2019).

Polri mendengar ada kontradiksi antara massa dari pegunungan yang pro demo dengan massa dari pantai yang ingin damai. Mereka dari pantai ini bukan hanya pendatang tapi juga ada orang Papua asli.

"Alhamdulillah melalui pemdekatan atau soft approach, dicegah sehingga tidak timbulkan ekses (konflik horizontal)," tambahnya.

Dedi menambahkan ada total 2.500 personel TNI Polri di Kota Jayapura saja. Polri sedang mengidentifikasi dan menganalisa jejaring komunikasi para provokator.

Polisi juga akan memeriksa Agus Mote, juru Bicara KNPB wilayah Deiyai. Dia mengatakan ada enam warga sipil di Deiyai tewas dan pernyataannya telah dikutip salah satu media pro independen suarapapua.com.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon