Idham Azis Naik Pangkat Jadi Jenderal

Jumat, 1 November 2019 | 10:15 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Presiden Joko Widodo bersama Kapolri Jenderal Idham Azis seusai pelantikan kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 1 November 2019.
Presiden Joko Widodo bersama Kapolri Jenderal Idham Azis seusai pelantikan kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 1 November 2019. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kenaikan pangkat otomatis kepada Idham Azis dari komisaris jenderal bintang tiga menjadi jenderal bintang empat. Keputusan kenaikan pangkat itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 98 Polri Tahun 2019 tentang Kenaikan Pangkat Dalam Golongan Perwira Tinggi Polri. Kenaikan pangkat diberikan kepada Idham menyusul pelantikannya sebagai kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (kapolri) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (1/11/2019). Idham dilantik sebagai kapolri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97 Polri Tahun 2019.

Ia terpilih secara aklamasi pada rapat pleno Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi III, Rabu (30/10/2019) dan ditetapkan pada rapat paripurna DPR RI yang digelar, pada Kamis (31/10/2019).

Resmi Jabat Kapolri, Jenderal Idham Ungkap Pesan Presiden

Idham ditunjuk sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Tito Karnavian, yang diangkat Presiden Jokowi menjadi menteri dalam negeri (mendagri).

Idham yang lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 30 Januari 1963 merupakan polisi lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1988 yang berpengalaman di bidang reserse. Kariernya berawal sebagai Pamapta Polres Bandung, Jawa Barat. Sebulan kemudian, ia diangkat menjadi Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Polres Bandung.

Presiden Lantik Komjen Idham Azis Jadi Kapolri

Pada Juli 1999, Idham diangkat sebagai kepala Unit VC Satuan Serse UM Direktorat Serse Polda Metro Jaya. Setahun menjabat, ia dipercaya menjadi wakil kepala Satuan Serse UM Direktorat Serse Polda Metro Jaya. Pada 2002, Idham pernah dipercaya sebagai perwira menengah Sekolah Staf dan Kepemimpinan Dediklat Polri dan kepala Satuan I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pada tahun 2009, Idham dipercaya sebagai direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Metro Jaya dan setahun kemudian sebagai wakil kepala Densus 88 – Anti Teror Polri.

Pada 2016, Idham mengemban tugas sebagai kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, yang selanjutnya kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya pada 2017. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Idham bertugas sebagai kepala Badan Reserse Kriminal Polri.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon