Dampingi Ahok, Petinggi Gerindra Cuma Nonton
Rabu, 11 Juli 2012 | 11:36 WIB
Namun Gerindra mengaku yakin, dengan kapasitas yang dimiliki Jokowi-Ahok, pasangan itu bisa mendapat tempat di hati warga Jakarta.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang semula dijadwalkan mendampingi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencoblos, ternyata batal datang. Menurut Ketua Umum Gerindra, Suhardi, Prabowo sedang ada agenda kunjungan daerah-daerah, antara lain yakni ke Jawa Timur.
"Pak Prabowo diagendakan ke daerah, dan beliau memang tidak memilih karena ber-KTP Bogor, dan minta Pak Sekjen mewakili (mendampingi Ahok)," kata Suhardi, di TPS di kawasan Muara Karang, Pluit, Rabu (11/7).
Suhardi mengatakan, Prabowo sendiri sudah memesankan bahwa kemenangan di Pemilukada DKI Jakarta akan menjadi awal yang baik bagi Gerindra. Suhardi sendiri yang berdomisili di Yogyakarta, tak ikut memilih Gubernur DKI. Sementara itu, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, juga tak mencoblos karena merupakan warga Tangerang.
Ahmad Muzani sendiri mengatakan, Gerindra optimis kalau pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ahok akan melaju ke putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta. Prediksi tersebut menurutnya masuk akal, melihat survei-survei yang menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ahok.
"Kalau lihat tren survei terbaru, saya yakin akan masuk dalam dua putaran, meskipun (ada) klaim yang mengatakan satu putaran. Untuk satu putaran, itu ilusi," kata Ahmad Muzani saat mendampingi Ahok mencoblos.
Gerindra, kata Ahmad Muzani pula, merasa yakin, bahwa dengan kapasitas Jokowi dan Ahok, pasangan itu bisa mendapat tempat di hati warga Jakarta.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang semula dijadwalkan mendampingi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencoblos, ternyata batal datang. Menurut Ketua Umum Gerindra, Suhardi, Prabowo sedang ada agenda kunjungan daerah-daerah, antara lain yakni ke Jawa Timur.
"Pak Prabowo diagendakan ke daerah, dan beliau memang tidak memilih karena ber-KTP Bogor, dan minta Pak Sekjen mewakili (mendampingi Ahok)," kata Suhardi, di TPS di kawasan Muara Karang, Pluit, Rabu (11/7).
Suhardi mengatakan, Prabowo sendiri sudah memesankan bahwa kemenangan di Pemilukada DKI Jakarta akan menjadi awal yang baik bagi Gerindra. Suhardi sendiri yang berdomisili di Yogyakarta, tak ikut memilih Gubernur DKI. Sementara itu, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, juga tak mencoblos karena merupakan warga Tangerang.
Ahmad Muzani sendiri mengatakan, Gerindra optimis kalau pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ahok akan melaju ke putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta. Prediksi tersebut menurutnya masuk akal, melihat survei-survei yang menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ahok.
"Kalau lihat tren survei terbaru, saya yakin akan masuk dalam dua putaran, meskipun (ada) klaim yang mengatakan satu putaran. Untuk satu putaran, itu ilusi," kata Ahmad Muzani saat mendampingi Ahok mencoblos.
Gerindra, kata Ahmad Muzani pula, merasa yakin, bahwa dengan kapasitas Jokowi dan Ahok, pasangan itu bisa mendapat tempat di hati warga Jakarta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




