Villas-Boas: Van der Vaart Kunci dari Program Saya
Minggu, 15 Juli 2012 | 17:49 WIB
"Dengan Van der Vaart, pada saat ini saya jelas bergantung banyak padanya," kata Villas-Boas.
Pelatih baru Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas, menegaskan bahwa Rafael van der Vaart merupakan kunci dari rencana atau program khususnya dalam menghadapi musim kompetisi Liga Inggris (EPL) mendatang.
Untuk diketahui, meski sudah berperan banyak dalam kiprah Spurs selama ini, keberadaan dan posisi Van der Vaart jadi pertanyaan ketika Villas-Boas yang mengusung program-program baru, menjabat manajer di sana. Apalagi ketika lantas Gylfi Sigurdsson yang juga seorang pemain tengah, menjadi pemain rekrutan pertama Villas-Boas di tim itu.
Sebelumnya, Van der Vaart sendiri banyak disebut-sebut bakal pindah ke Hamburg, klub di mana ia dulu juga pernah meniti karier. Namun dengan Luka Modric yang kian dipastikan bakal meninggalkan klub itu, Villas-Boas pun menegaskan bahwa dia ingin mempertahankan sang pemain tengah asal Belanda.
"Dengan Van der Vaart, pada saat ini saya jelas bergantung banyak padanya," kata Villas-Boas, seperti dikutip The Sunday Telegraph.
"Situasinya berbeda sama sekali dengan Luka, yang telah dikejar banyak klub dalam dua musim terakhir, serta masih seperti itu sampai sekarang," lanjutnya. "Kami harus memastikan semuanya demi kepentingan klub, dan hal itu akan jadi keputusan pimpinan klub," katanya lagi.
Menurut Villas-Boas pula, ungkapan dari pendahulunya, Harry Redknapp, kini digunakannya sebaai bagian dari motivasi untuk para pemainnya. Meskipun bos klub, Daniel Levy, diakuinya sejauh ini tidak menuntut target apapun darinya dan tim tersebut.
"Harry mengatakan musim lalu, bahwa Tottenham bisa melangkah jauh untuk meraih gelar juara, dan kami harus mencamkan hal itu jika kami memang mau melangkah maju sebagai sebuah klub," ujarnya. "Itulah tantangan mendasar yang telah kusampaikan kepada para pemain, meski pimpinan (Levy) tidak menyampaikan hal itu kepada saya," tambahnya.
Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Redknapp, Spurs mencatatkan dua kali capaian peringkat ke-4 klasemen akhir EPL. Pelatih berusia 65 tahun itu sendiri mengaku yakin kalau klub tersebut bisa lebih kuat lagi dan mampu meraih trofi, terutama dengan Villas-Boas yang menggantikannya.
Pelatih baru Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas, menegaskan bahwa Rafael van der Vaart merupakan kunci dari rencana atau program khususnya dalam menghadapi musim kompetisi Liga Inggris (EPL) mendatang.
Untuk diketahui, meski sudah berperan banyak dalam kiprah Spurs selama ini, keberadaan dan posisi Van der Vaart jadi pertanyaan ketika Villas-Boas yang mengusung program-program baru, menjabat manajer di sana. Apalagi ketika lantas Gylfi Sigurdsson yang juga seorang pemain tengah, menjadi pemain rekrutan pertama Villas-Boas di tim itu.
Sebelumnya, Van der Vaart sendiri banyak disebut-sebut bakal pindah ke Hamburg, klub di mana ia dulu juga pernah meniti karier. Namun dengan Luka Modric yang kian dipastikan bakal meninggalkan klub itu, Villas-Boas pun menegaskan bahwa dia ingin mempertahankan sang pemain tengah asal Belanda.
"Dengan Van der Vaart, pada saat ini saya jelas bergantung banyak padanya," kata Villas-Boas, seperti dikutip The Sunday Telegraph.
"Situasinya berbeda sama sekali dengan Luka, yang telah dikejar banyak klub dalam dua musim terakhir, serta masih seperti itu sampai sekarang," lanjutnya. "Kami harus memastikan semuanya demi kepentingan klub, dan hal itu akan jadi keputusan pimpinan klub," katanya lagi.
Menurut Villas-Boas pula, ungkapan dari pendahulunya, Harry Redknapp, kini digunakannya sebaai bagian dari motivasi untuk para pemainnya. Meskipun bos klub, Daniel Levy, diakuinya sejauh ini tidak menuntut target apapun darinya dan tim tersebut.
"Harry mengatakan musim lalu, bahwa Tottenham bisa melangkah jauh untuk meraih gelar juara, dan kami harus mencamkan hal itu jika kami memang mau melangkah maju sebagai sebuah klub," ujarnya. "Itulah tantangan mendasar yang telah kusampaikan kepada para pemain, meski pimpinan (Levy) tidak menyampaikan hal itu kepada saya," tambahnya.
Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Redknapp, Spurs mencatatkan dua kali capaian peringkat ke-4 klasemen akhir EPL. Pelatih berusia 65 tahun itu sendiri mengaku yakin kalau klub tersebut bisa lebih kuat lagi dan mampu meraih trofi, terutama dengan Villas-Boas yang menggantikannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




