RI Butuh Data Berbagai Sektor Untuk Acuan K/L
Minggu, 7 Juni 2020 | 18:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait menegaskan Indonesia membutuhkan data terbaru di berbagai sektor. Tujuannya agar menjadi pegangan setiap kementerian/lembaga. Tidak ada lagi perbedaan data.
"Persoalan data ini sangat penting. Kita harus buat program data segera yang bisa jadi pegangan. Saya pikir Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) setuju. Harus ada database dibuat baru dan update," kata Maruarar saat diskusi rilis survei nasional Indikator Politik Indonesia bertajuk "Evaluasi Publik terhadap Penanganan Covid-19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politiknya", Minggu (7/6/2020).
BACA JUGA
Penyaluran BLT Dana Desa Capai 93%
Maruarar menilai kinerja Menteri Sosial Juliari P Batubara sudah optimal. "Saya tahu dia (Mensos) sangat profesional. Dia kerja keras, dan turun ke lapangan. Bansos (bantuan sosial) ini kendalanya data. Mensos sudah benar minta data dari daerah," ucap Maruarar.
Maruarar menuturkan masyarakat sangat menghendaki adanya perhatian di tengah pandemi Covid-19. "Jadi yang dikehendaki dalam situasi sekarang jelas sembako dan BLT (bantuan langsung tunai). Kondisi sekarang tahapan survival," imbuh politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




