Polemik TKA di Sultra, Politisi Demokrat Singgung Ketidakadilan
Rabu, 24 Juni 2020 | 22:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Departemen Politik dan Pemerintahan Partai Demokrat, Umar Arsal angkat bicara mengenai polemik kedatangan 156 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok di Sulawesi Tenggara (Sultra). Menurut Umar, ada ketidakadilan yang dirasakan masyarakat Sultra.
Umar ,kondisi bangsa saat ini tengah berjuang melawan pandemi Covid-19, namun pemerintah justru mengizinkan para TKA tersebut masuk. "Tentu masyarakat anggap ini tidak adil, karena ketika warganya dilarang berpergian karena pandemi, tapi sebaliknya TKA bebas masuk ke Indonesia," kata Umar, Rabu (24/6/2020).
Menurut Umar, pemerintah semestinya dapat mencegah dan mengantisipasi agar TKA tidak masuk dulu. "Jelas-jelas virus Covid-19 ini datangnya dari Tiongkok, tapi kenapa pemerintah begitu mudah memberi izin TKA bekerja? Saya kira mohon pemerintah atensi atas persoalan ini," ujar Umar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




