HUT Ke-75 RI, Ratusan Eks NII Siap Deklarasi Kembali ke NKRI
Minggu, 16 Agustus 2020 | 09:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ratusan eks simpatisan Negara Islam Indonesia (NII) akan mendeklarasikan untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada perayaan HUT ke-75 RI pada Senin (17/8/2020) besok.
Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan menjelaskan, dirinya akan mendampingi ratusan mantan eks NII dari berbagai daerah di Indonesia untuk ikrar kembali ke NKRI. "Ratusan eks NII akan melakukan deklarasi kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi sebagai tanda bahwa mereka telah kembali ke NKRI. Tentunya dengan protokol kesehatan," kata Ken Setiawan, di Jakarta, Minggu (16/8/2020).
BACA JUGA
Menag Kecam Intoleransi di Solo
Menurutnya, para mantan NII selama ini mengasingkan diri sebagai bentuk evaluasi perjuangan yang dilakukan. Selama ini kelompok tersebut menyadari bahwa yang dilakukan adalah sebuah kesalahan. "Mereka terpencar dari beberapa dearah di Indonesia, tapi 17 Agustus mereka siap konsolidasi kekuatan siap bergabung kembali ke NKRI dan bersama-sama melakukan perlawanan balik terhadap kelompok radikal yang mengatasnamakan negara Islam atau khilafah Islam," ungkapnya.
Pihaknya mengaku siap melakukan konsolidasi atas bersatunya para mantan pimpinan NII yang kini kembali ke NKRI. Bahkan kelompok tersebut akan berada di garda terdepan melakukan perlawan terhadap paham intoleransi, radikal dan terorisme. "NKRI dan Pancasila bagi kami sudah final, jadi bila ada kelompok radikalisme yang mau memecah belah persatuan bangsa, sebelum berhadapan dengan TNI/Polri maka kami siap berada di garda terdepan yang akan menghalau, hadapi dulu kami," ucap Ken.
Dia mengingatkan, saat ini negara dan bangsa tengah diadu domba antarsuku, antaragama dan bahkan kelompok yang satu agama. Semua mengakibatkan pertaruhan rasa persatuan dan kesatuan di antara sesama anak bangsa. "Saatnya kita menyadari sebelum terlambat dengan bersatu dan bersama sama melawan paham radikalisme," ujar Ken.
Menurutnya, kelompok radikal sudah menabuh genderang perang dan menyalakan lilin api permusuhan. Oleh sebab itu, kelompok masyarakat yang menjunjung tinggi NKRI tidak boleh kalah dan harus menyalakan lilin yang lebih besar agar masyarakat luas lebih tercerahkan.
Ken juga berharap pemerintah bersinergi dalam pencegahan dan penindakan terhadap bahaya kelompok radikal. Bagi para eks NII, Ken mengajak agar jangan takut dan khawatir untuk ikut serta mendorong terciptanya negara yang aman dan damai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




