Debat Cawapres AS Hadapi Konsekuensi Besar
Rabu, 7 Oktober 2020 | 06:21 WIB
Washington, Beritasatu.com- Debat calon wakil presiden (cawapres) Amerika Serikat (AS) antara Wakil Presiden Mike Pence dan pesaingnya dari Demokrat, Senator Kamala Harris, menghadapi konsekuensi besar setelah Presiden AS Donald Trump terinfeksi Covid-19.
Debat antara Pence dan Harris akan digelar di Universitas Utah Kota Salt Lake, pada Rabu (7/10). Debat cawapres akan dimoderatori oleh Susan Page dari surat kabar USA Today.
Perawatan Trump di rumah sakit (RS) karena virus corona telah melambungkan acara debat cawapres ke tingkat sorotan luar biasa. Situasi ini tentu memberi tekanan bagi Pence dan Harris yang harus memanfaatkan forum itu untuk kembali meyakinkan publik bahwa mereka siap dan memenuhi syarat untuk turun tangan sebagai presiden.
Pasalnya, Trump, 74 tahun, terdiagnosis dengan virus mematikan ditambah usianya sudah lanjut. Joe Biden (77) juga mengalami kendala serupa, sehingga menjadi pengingat kuat bahwa Pence dan Harris bisa saja berakhir sebagai presiden atau pesaing untuk 2024 dan seterusnya.
Bagi Pence, debat hari Rabu kemungkinan besar memaksanya untuk mempertanggungjawabkan rekor virus corona yang sudah menginfeksi lebih dari 7,4 juta warga Amerika termasuk orang nomor satu yang paling dilindungi, Trump.
Pence juga harus menjawab pertanyaan kritis tentang kepemimpinannya sendiri sebagai ketua di gugus tugas Covid-19 tanpa terlihat terlalu agresif terhadap presiden yang sedang sakit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




