Kamala Harris: Sampai Hari ini Trump Tidak Punya Rencana
Kamis, 8 Oktober 2020 | 08:59 WIB
Beritasatu.com - Ketika mengukir sejarah sebagai perempuan kulit berwarna pertama yang hadir dalam debat calon wakil presiden Amerika Serikat, Kamala Harris langsung menyerang Presiden Donald Trump terkait wabah Covid-19, saat bicara di atas panggung Rabu (7/10/2020) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.
"Rakyat Amerika tengah menyaksikan kegagalan terbesar pemerintahan seorang presiden dalam sejarah negara kita," demikian Harris memulai.
"Ini fakta-faktanya: 210.000 orang meninggal di negara kita dalam beberapa bulan terakhir saja, lebih dari 7 juta orang tertular penyakit ini, satu dari lima kegiatan usaha ditutup, kita melihat para pekerja di garis depan diperlakukan sebagai tumbal (sacrificial workers), kita melihat lebih dari 30 juta orang harus mendaftar sebagai pengangguran dalam tujuh bulan terakhir," bebernya.
Lawan debatnya, Wakil Presiden Mike Pence yang juga ketua gugus tugas penanganan Covid-19 di Gedung Putih, menyimak di sebelahnya.
Harris mengingatkan bahwa pada 28 Januari, Pence dan Trump mendapat informasi tentang sifat pandemi ini.
"Mereka diberi tahu bahwa wabah ini mematikan, bisa tertular lewat udara [airborne], bisa menginfeksi anak muda, dan akan meluas karena bisa menyebar lewat udara," kata Harris.
"Mereka tahu apa yang sedang terjadi, tetapi mereka tidak memberi tahu Anda. Mereka tahu dan menutupinya. Presiden mengatakan itu cuma hoax. Mereka menyepelekan keseriusan penyakit ini," kata Harris.
Bahkan terkait rekomendasi para ahli kesehatan soal pemakaian masker, Trump berusaha mempolitisasinya, dengan mengatakan "yang pakai masker di kubu sana, yang tidak pakai di kubu sini".
"Dan terlepas dari itu semua, sampai hari ini mereka belum juga punya rencana," kata Harris.
Sedangkan calon presiden Joe Biden sudah memiliki rencana nasional termasuk tes diagnostik, penelusuran kontak dan penggunaan vaksin.
‘Dan memastikan vaksin ini gratis untuk semua orang. Itu rencana yang kami punya untuk menyelamatkan negara kita," kata Harris.
Over 210,000 Americans have died. Over 7 million have contracted this disease. Nearly 30 million have filed for unemployment. One in five businesses are at risk of closing.
— Kamala Harris (@KamalaHarris) October 8, 2020
And this administration still doesn't have a plan. pic.twitter.com/iqcpXHAIya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




