Cap Lang Kayu Putih Plus Lakukan Fogging untuk Wujudkan Indonesia Bebas DBD

Kamis, 8 Oktober 2020 | 15:43 WIB
HA
B
Penulis: Happy Amanda Amalia | Editor: B1
Cap Lang Kayu Putih Plus menggelar program CSR Indonesia Bebas DBD, yang meliputi pengasapan nyamuk atau fogging di 5 kota di Indonesia, yakni Jakarta, Tangerang, Bogor, Serang, dan Bandung secara bergiliran.
Cap Lang Kayu Putih Plus menggelar program CSR Indonesia Bebas DBD, yang meliputi pengasapan nyamuk atau fogging di 5 kota di Indonesia, yakni Jakarta, Tangerang, Bogor, Serang, dan Bandung secara bergiliran. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Cap Lang Kayu Putih Plus menggelar program corporate social responsibility (CSR) "Indonesia Bebas DBD" yang diharapkan mampu berkontribusi menjaga keluarga Indonesia dari demam berdarah (DBD) dan penyakit-penyakit yang dibawa nyamuk lainnya.

Memasuki musim pancaroba, populasi nyamuk meningkat drastis. Fenomena ini biasa diikuti dengan munculnya berbagai macam penyakit, seperti demam berdarah (DBD), zika, malaria, chikungunya, dan lain-lain. Dengan masih berlangsungnya pandemi Covid-19, tentunya setiap orang ingin tetap sehat dan menghindari risiko terjangkit penyakit lainnya, terlebih DBD. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kerja sama dan uluran tangan oleh berbagai pihak, baik dari sektor publik, swasta, maupun masyarakat.

Menurut Senior Brand Manager Cap Lang Kayu Putih Plus Azis Chandra, program "Indonesia Bebas DBD" merupakan rangkaian acara yang meliputi pengasapan nyamuk atau fogging di 5 kota di Indonesia, yakni Jakarta, Tangerang, Bogor, Serang, dan Bandung secara bergiliran, juga edukasi perihal DBD lewat media sosial yang berlangsung pada 21-25 September.

"Kegiatan fogging ampuh dalam membasmi sarang-sarang nyamuk yang semakin banyak di masa pancaroba. Dengan berkurangnya sarang-sarang nyamuk yang ada, maka resiko penyebaran penyakit DBD juga semakin berkurang," ujar dia dalam siaran pers, Kamis (8/10).

Ditambahkan oleh Azis, bahwa Cap Lang Kayu Putih Plus telah melakukan fogging di 50 titik. Ada pun pemilihan titik-titik tersebut didasar oleh riset yang menunjukkan bahwa semua kota tersebut masuk ke dalam 10 wilayah dengan tingkat penderita DBD tertinggi di Indonesia.

"Kami juga merilis video edukasi lewat media Youtube yang diharapkan mampu mempersiapkan masyarakat menghadapi masa pancaroba. Lewat program ini, kami dan seluruh karyawan Cap Lang Kayu Putih menguatkan kembali komitmen kami untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia. Semoga program ini dapat mendorong pemerintah dan masyarakat untuk semakin waspada dalam upaya menjaga diri melawan DBD," tuturnya.

Program CSR "Indonesia Bebas DBD" ini pun diklaim berlangsung sukses, dengan melihat respons masyarakat yang positif. Mahrozak Siddiq, salah satu warga di Pamulang, Tangerang Selatan yang wilayahnya masuk program CSR menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Cap Lang Kayu Putih dan Cap Lang Kayu Putih Plus karena telah melakukan fogging.

"Memang nyamuk kalo di sini meningkat terus angkanya memasuki musim hujan. Kita kan takut ya, sudah ada ancaman Covid-19, masa ada ancaman DBD lagi. Untungnya Cap Lang Kayu Putih mau memberikan fogging gratis di wilayah sini, sehingga wilayah ini bebas nyamuk," kata Mahrozak, yang menjabat sebagai Ketua RT. 5/ RW. 5, Kel.Pamulang Barat, Kec.Pamulang, Tangerang Selatan



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon