Cai Changpan Gantung Diri Lantaran Terdesak
Senin, 19 Oktober 2020 | 14:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gembong narkoba Cai Changpan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga lantaran terdesak dikejar polisi di dalam hutan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, sebanyak 291 personel Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Polres Kota Tangerang, Brimob dibantu anjing K-9, melacak keberadaan Cai Changpan di kawasan hutan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selama kurang lebih satu bulan.
"Mungkin sudah mulai merasa terdesak dengan adanya kami yang terus menyusuri hutan Tenjo. Sehingga, yang bersangkutan merasa bahwa tempat dia untuk berlindungan agak kesulitan. Kemudian, ada jalan pintas dalam pikirannya bunuh diri atau gantung diri di tempat pembakaran ban. Ini hasil analisis kami," ujar Nana, di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2020).
Menyoal apakah kematian Cai Changpan ada keterkaitan dengan sindikat narkotika internasional, karena yang bersangkutan sudah bersusah payah melarikan diri tetapi akhirnya bunuh diri, Nana yakin, gembong narkotika itu terdesak pengejaran petugas.
"Saya yakin jalan pintas diambil karena terdesak. Pencarian juga melibatkan tokoh masyarakat. Lokasinya sudah kami kepung agar tidak melarikan diri ke tempat lain, selama satu bulan melakukan pencarian atau pengejaran. Jadi seluruh lokasi kita sisir, ada kemungkian dia sudah kehilangan tempat sembunyi, akhirnya dia mengambil jalan pintas bunuh diri," ungkapnya.
Nana menyampaikan, tim khusus yang mengejar Cai Changpan sebenarnya sudah mendapatkan informasi kalau ada orang mencurigakan bermalam di pabrik pembakaran ban, di Kampung Cikidung, Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Informasi didapatkan dari kesaksian beberapa pekerja di pabrik itu dan juga kepala desa.
"Keberadaan dia memang dicurigai orang-orang di situ, beberapa malam ada orang menginap. Ada beberapa makanan mereka hilang. Mungkin di atas hutan lapar, dia ambil," katanya.
Menurut Nana, tim khusus kemudian menuju ke lokasi tempat pembakaran ban milik seseorang berinisial S yang diduga menjadi tempat persembunyian Cai Changpan. Pabrik pembakaran ban itu dibeli dari Cai Changpan pada 2010 lalu.
Dikatakan, sebenarnya polisi hendak menggerebek pada 17 Oktober. Namun, ternyata Cai Changpan ditemukan bunuh diri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




