KPU: Logistik Pilkada Telah Sampai di Desa atau Kelurahan
Selasa, 8 Desember 2020 | 15:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim hingga Selasa (8/12/2020) siang, seluruh kebutuhan logistik Pilkada Serentak 2020 sudah sampai di tingkat desa atau kelurahan. Pada Selasa malam ini, seluruh logistik akan didistribusikan ke tempat pemungutan suara (TPS).
"Seluruh logistik Pilkada 2020, baik perlengkapan pemungutan suara maupun alat pelindung diri (APD) telah terdistribusi hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Selanjutnya mulai siang hingga malam hari akan digeser ke TPS," anggota KPU RI Ketua Divisi Logistik Pramono U Tanthowi dalam acara "Election Visit Program Pemilihan Serentak 2020" di BSD Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Selasa (8/12/2020).
Ia menjelaskan ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pengiriman logistik. Kendala itu masih terjadi hingga Senin (7/12/2020) kemarin. Namun dia menyebut pada Selasa ini hampir semua sudah bisa teratasi.
"Karena ombak tinggi, sehingga seluruh pelayaran dihentikan oleh pihak berwenang, maka pengiriman kekurangan APD berupa sarung tangan lateks di Pulau Bawean (Gresik) dan Pulau Masalembu (Sumenep) sempat mengalami kendala. Untuk logistik lain, sudah tiba lebih dulu di lokasi. Namun saat ini telah diatasi," jelas Ubai.
Dia menyebut di Gresik, Jawa Timur, logistik sudah diangkut dengan angkutan udara pada Selasa ini, pukul 12.30 WIB. Sementara kekurangan 65 set sarung tangan karet di Masalembu diatasi dengan pinjam ke Puskesmas setempat. Nanti akan diganti milik KPU jika pengiriman dengan kapal sudah diizinkan.
"Karena ombak tinggi, maka pengiriman logistik Pilkada untuk 3 TPS di 3 pulau kecil di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri sempat terhambat. Namun tadi pagi telah digeser dengan perahu pompong, sekitar Pukul 9 pagi. Diperkirakan akan sampai lokasi nanti pukul 5 sore," jelas Ubai.
Dia menjelaskan pada Senin kemarin, sempat diketahui ada kekurangan 27 set formulir C berhologram di Kabupaten Lampung Selatan. Namun pada Senin malam sudah dijemput ke penyedia di Jakarta, dan pada Selasa pagi tadi sudah tiba di lokasi.
Dia juga menyebut kemarin sempat diketahui ada kekurangan 40 buah thermo gun di Kota Cilegon. Namun pada sore harinya, sudah datang kiriman dari penyedia sebanyak 24 buah. Sehingga masih ada kekurangan sebanyak 16 buah.
"Tadi saya sudah menyarankan untuk meminta tambahan dari penyedia. Jika tidak mungkin, bisa meminjam dulu ke BPBD atau Dinkes setempat. Jika tidak bisa juga, bisa dibeli secara langsung ke toko-toko alat kesehatan terdekat," ujar Ubai.
Dia menegaskan berbagai masalah terkait dengan kekurangan maupun distribusi logistik sejauh ini sudah ada solusinya. Diharapkan pada Rabu (9/12/2020) besok, seluruh logistik, baik perlengkapan pemungutan suara maupun APD dapat dipergunakan di seluruh TPS di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




