Jokowi Belum Pikirkan untuk Beli Rumah di Jakarta
Kamis, 27 September 2012 | 16:35 WIB
Selama menjabat sebagai Walikota Solo, Jokowi beserta keluarganya menempati rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung, Surakarta.
Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo belum berencana untuk membeli sebuah rumah untuk tempat tinggalnya di Jakarta usai dirinya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta kelak.
Seperti diketahui dari hasil penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di tingkat wilayah kabupaten/kota kemarin menunjukkan pasangan Jokowi-Basuki mendapatkan suara terbanyak atas lawannya pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli secara resmi di lima wilayah kabupaten/kota.
Untuk hal tersebut, maka langkah Jokowi sebagai orang nomor satu di DKI untuk periode 2012-2017 sudah semakin dekat, atau dengan kata lain posisinya sebagai Walikota Solo akan ditinggalkan dan dirinya juga akan berpindah ke Jakarta.
"Soal tempat tinggal di Jakarta, belum terpikirkan, namun yang jelas kan ada rumah dinas, jadi masalah tempat tinggal ini tidak menjadi persoalan yang berarti," kata Budi Purnomo, Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Jokowi-Basuki, saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (27/9).
Selama menjabat sebagai Walikota Solo, Jokowi beserta keluarganya menempati rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung, Surakarta.
"Selama di Solo, pak Jokowi juga tinggal di Loji Gandrung, rumah dinas walikota Solo, jadi mungkin nanti juga akan menempati rumah dinas Gubernur DKI Jakarta," lanjut Budi.
Nantinya, usai dirinya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, maka dirinya akan menempati rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Jl. Taman Suropati no. 7, Menteng, Jakarta Pusat.
Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo belum berencana untuk membeli sebuah rumah untuk tempat tinggalnya di Jakarta usai dirinya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta kelak.
Seperti diketahui dari hasil penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di tingkat wilayah kabupaten/kota kemarin menunjukkan pasangan Jokowi-Basuki mendapatkan suara terbanyak atas lawannya pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli secara resmi di lima wilayah kabupaten/kota.
Untuk hal tersebut, maka langkah Jokowi sebagai orang nomor satu di DKI untuk periode 2012-2017 sudah semakin dekat, atau dengan kata lain posisinya sebagai Walikota Solo akan ditinggalkan dan dirinya juga akan berpindah ke Jakarta.
"Soal tempat tinggal di Jakarta, belum terpikirkan, namun yang jelas kan ada rumah dinas, jadi masalah tempat tinggal ini tidak menjadi persoalan yang berarti," kata Budi Purnomo, Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Jokowi-Basuki, saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (27/9).
Selama menjabat sebagai Walikota Solo, Jokowi beserta keluarganya menempati rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung, Surakarta.
"Selama di Solo, pak Jokowi juga tinggal di Loji Gandrung, rumah dinas walikota Solo, jadi mungkin nanti juga akan menempati rumah dinas Gubernur DKI Jakarta," lanjut Budi.
Nantinya, usai dirinya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, maka dirinya akan menempati rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Jl. Taman Suropati no. 7, Menteng, Jakarta Pusat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




