Dua Anggota TNi Ditembak Saat Amankan Pemilukada Paniai
Sabtu, 13 Oktober 2012 | 05:45 WIB
Aparat masih mengejar pelaku penembakan
Dua anggota TNI terluka akibat penembakan yang dilakuka oleh kelompok bersenjata di sungai Kebo di Kabupaten Paniai, Papua.
Saat Ditembak, anggota TNI itu tengah mengendarai speedboat, guna menjaga keamanan menjelang Pemilukada, yang berlangsung 13 Oktober.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, kedua korban luka tembak dari Batlyon Infanteri 753 Nabire.
Yaitu Praka Aris yang terluka di tangan dan Praka Arisoni yang terluka di lengan hingga tembus paha.
"Lokasi di wilayah di muara sungai Distrik 1 Kebo, Kabupaten Paniai. Tiga speedboat yang membawa anggota TNI ini diserang," kata Boy Rafli kepada pers di Jakarta, Jumat.
Boy mengatakan waktu penembakan sekitar pukul 14.00 WIT pada Kamis (11/10).
Ketika anggota TNI yang bekerjasama dengan Kepolisian hendak melakukan pergeseran pasukan.
Saat ini, lanjut Boy, kedua korban sudah mengalami penanganan medis di Rumah Sakit Paniai.
Dia mengatakan saat penyerangan terjadi, sempat terjadi kontak senjata.
"Anggota TNI sempat melawan, juga sempat kembali lagi untuk menyelamatkan salah satu rekannya di lokasi," katanya.
TNI dan kepolisian hingga saat ini masih melakukan pengejaran, terhadap kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan tersebut, kata Boy.
Dua anggota TNI terluka akibat penembakan yang dilakuka oleh kelompok bersenjata di sungai Kebo di Kabupaten Paniai, Papua.
Saat Ditembak, anggota TNI itu tengah mengendarai speedboat, guna menjaga keamanan menjelang Pemilukada, yang berlangsung 13 Oktober.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, kedua korban luka tembak dari Batlyon Infanteri 753 Nabire.
Yaitu Praka Aris yang terluka di tangan dan Praka Arisoni yang terluka di lengan hingga tembus paha.
"Lokasi di wilayah di muara sungai Distrik 1 Kebo, Kabupaten Paniai. Tiga speedboat yang membawa anggota TNI ini diserang," kata Boy Rafli kepada pers di Jakarta, Jumat.
Boy mengatakan waktu penembakan sekitar pukul 14.00 WIT pada Kamis (11/10).
Ketika anggota TNI yang bekerjasama dengan Kepolisian hendak melakukan pergeseran pasukan.
Saat ini, lanjut Boy, kedua korban sudah mengalami penanganan medis di Rumah Sakit Paniai.
Dia mengatakan saat penyerangan terjadi, sempat terjadi kontak senjata.
"Anggota TNI sempat melawan, juga sempat kembali lagi untuk menyelamatkan salah satu rekannya di lokasi," katanya.
TNI dan kepolisian hingga saat ini masih melakukan pengejaran, terhadap kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan tersebut, kata Boy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




