Cuma Sumbu yang Terbakar, Bom ke Gubernur Sulsel Gagal Meledak

Senin, 12 November 2012 | 10:35 WIB
FW
B
Ilustrasi Petugas Gegana Polri sedang menyisir lokasi penemuan bom. (JG Photo/Boy T Harjanto)
Ilustrasi Petugas Gegana Polri sedang menyisir lokasi penemuan bom. (JG Photo/Boy T Harjanto) (Jakarta Globe)
Pelaku pelemparan bom itu diduga masih amatir.

Aparat Kepolisian, khususnya Detasemen A Polda Sulawesi Selatan dan  Barat (Sulsebar), masih terus mengurai bom pipa yang gagal meledak saat  dilemparkan ke Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo Minggu  (11/11). Bom itu gagak meledak karena hanya disulut dengan api.
 
"Hasil analisis, bom itu gagal meledak, dan hanya mengeluarkan asap karena dipicu dengan sumbu yang disulut dengan api, mirip petasan. Bom ini mengandung trinitrotoluena (TNT) yang artinya tidak mungkin meledak kalau hanya dibakar dengan api, harus pakai detonator listrik untuk  meledakannya," kata seorang ahli bom Mabes Polri yang ikut menangani  kasus ini saat dihubungi, Senin (12/11).
 
Jadi pelakunya tidak profesional? "Terlepas dari siapa pelakunya, memang  dia amatir. Belum profesional dan kemungkinan besar masih tahap belajar. Tapi, tentu, kegagalan ini kita harus syukuri karena bom yang berbentuk pipa dengan diamter 12 cm itu berisi paku ukuran 4 cm dan jika meledak tentu mematikan," jawabnya.
 
Seperti diberitakan, Awaluddin Nasir ditangkap masyarakat dan diamankan  polisi setelah bom yang dia lemparkan ke Yasin Limpo gagal meledak.

Saat  kejadian, Yasin Limpo tengah berpidato di panggung di depan Monumen  Mandala Pembebasan Irian Barat di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
 
Yasin Limpo berpidato dalam acara jalan santai ribuan warga untuk memperingati HUT ke-48 Partai Golkar.
 
Selain bom, dari tangan pelaku juga disita pistol revolver berisi lima butir peluru kaliber 38 tanpa seri.
 
"Kami juga akan cari tahu darimana TNT, yang merupakan buatan pabrik,  didapat pelaku. Ini lain dengan bom-bom rakitan yang biasanya diisi  bahan-bahan yang biasa dibeli dari toko kimia. Juga senjatanya yang kita  duga dari Poso," tambah sumber tersebut.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon