Bos MNC Datangi Kantor Patrialis

Selasa, 13 Juli 2010 | 18:35 WIB
JG
B
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: B1

Bos besar PT Media Nusantara Citra, Hary Tanoesoedibjo hari ini mendatangi Kementerian Hukum dan HAM untuk meminta klarifikasi tentang surat pembatalan anggaran dasar rumah tangga PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia atau TPI oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum.

"Intinya saya hanya minta klarifikasi surat 8 Juni 2010 dari pelaksana harian direktur perdata. Bagaimanapun juga kan saya dari MNC? MNC itu kan pemegang saham TPI?" kata Hary Tanoe yang ditemui di depan kantor Kementerian.
 
Dia menolak menyebutkan nama pejabat yang ditemui.  "Tidak usah dijelaskanlah," kata Hary Tanoe.
 
Namun kepada wartawan beritasatu.com Ditjen AHU, Aidir Amin Daud mengaku, dialah orang yang ditemui oleh Hary Tanoe.
 
"Memang salah saya bertemu dengan dia. Dia Cuma minta klarifikasi. Wajarlah dia minta klarifikasi. Dan kami katakan bahwa memang benar surat itu kami yang mengeluarkan dan asli," kata Aidir.
 
Hary Tanoe mendatangi Kementerian yang dipimpin Patrialis Akbar itu sekitar pukul 14.00 WIB menumpang  mobil Mercedes GL500 dengan nomor polisi B 1 MNC. Sekitar pukul 18.00 WIB, Hary Tanoe yang mengenakan kemeja biru garis-garis dibalut jas hitam langsung meninggalkan kantor kementerian.
 
Ditanya soal kehadirannya di acara nonton bareng final Piala Dunia 2010 di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Minggu malam, Hary tanoe menolak  kedatangannya itu disebut untuk meminta dukungan politik.
 
"Itu kan diplesetkan oleh orang-orang tertentu. Begini ya, yang menayangkan Piala Dunia itu siapa? Direktur stasiun televisi itu siapa? Pak SBY diwawancara oleh RCTI. Saya datang untuk menghormati beliau sebagai presiden," kata Hary Tanoe.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon