Agroland Luncurkan Kondotel Horison Jimbaran

Rabu, 21 November 2012 | 07:37 WIB
IH
B
Pengunjung melihat maket apartemen di pameran properti di Balai Sidang, Jakarta, Selasa, 25 September 2012. Pameran yang berlangsung hingga 30 september 2012 menargetkan transaksi penjualan selama pameran sebesar Rp 500 miliar. JG Photo/Safir Makki
Pengunjung melihat maket apartemen di pameran properti di Balai Sidang, Jakarta, Selasa, 25 September 2012. Pameran yang berlangsung hingga 30 september 2012 menargetkan transaksi penjualan selama pameran sebesar Rp 500 miliar. JG Photo/Safir Makki
Pembangunan kondotel di Jimbaran sudah memasuki tiang pancang pada Oktober 2012.

PT Agung Persada Propertindo (Agroland) meluncurkan kondominium hotel (kondotel) Horison Jimbaran Bali dengan menggandeng operator Metropolitan Golden Management (MGM). Nilai proyek kondotel diprediksi mencapai Rp100 miliar saat rampung pada akhir 2013.

Direktur Utama Agroland Johnwei Muljono mengatakan, pembangunan kondotel di Jimbaran sudah memasuki tiang pancang pada Oktober 2012. Hotel ini terletak di kawasan wisata eksklusif yang dikelilingi oleh vila dan resor bintang empat dan lima.

“Karena itu, Horison Jimbaran Bali mengambil pangsa pasar bintang tiga yang belum ada di kawasan ini. Kami optimistis tingkat okupansi akan tinggi dan memberikan pendapatan sewa kepada investor,” ujar Johnwei di Jakarta,    Selasa (20/11).

Horison Jimbaran Bali terletak di Jalan Uluwatu, Jimbaran, yang berada di antara kawasan Kuta dan Nusa Dua. Kondotel ini berdiri di atas lahan seluas 1.000 m2 dengan luas bangunan mencapai 4.400 m2. Bangunannya terdiri atas lima lantai dan satu basement yang mengakomodasi sebanyak 84 kamar berbagai tipe.

“Hotel ini akan dilengkapi oleh fasilitas bintang tiga plus seper ti kolam renang, spa, gym, meeting room, dan restoran. Kondotel ditawarkan berkisar Rp670 juta–1,25 miliar per unit dengan kondisi fully furnished dan status kepemilikan freehold,” jelas dia.

Menurut Tony Eddy, project marketing advisor Jimbaran Hotel, pembangunan kondotel sedang marak di Bali, karena Bali masih menjadi pilihan utama untuk tujuan wisata di Indonesia, bahkan dunia. “Kebutuhan hotel di Bali masih sangat tinggi,” tegas dia.

Tony menuturkan, hingga saat ini, Horison Jimbaran sudah terjual 25 persen dari 84 unit yang ditawarkan. Pihaknya menargetkan seluruh unit kondotel terjual dalam enam bulan ke depan. “Bagi pembeli akan diberikan hasil sewa di depan (ROI) sebesar 24 persen untuk tiga tahun pertama. Selain itu, pembeli juga diberikan fasilitas free stay benefit selama maksimal 21 hari per tahun,” ujar dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon