Protes Terhadap Metro TV, Luviana Lakukan Aksi Diam
Sabtu, 24 November 2012 | 19:05 WIB
Aksi tersebut juga bertepatan dengan hari anti kekerasan terhadap perempuan.
Minggu (25/11) Luviana, jurnalis perempuan yang mengaku di-PHK Metro TV akan melakukan aksi diam di Bundaran Hotel Indonesia (HI), sekitar pukul 10.00 WIB.
Jadwal tersebut diterima Beritasatu.com hari ini dari Aliansi Metro dan Aliansi Sovi.
Aksi diam tersebut dilakukan Luviana bertepatan dengan ulang tahun Metro TV. Selain itu, para pendukung Luviana juga menyerukan untuk menyetop menonton Metro TV pada Minggu (25/11).
Aksi tersebut juga bertepatan dengan hari anti kekerasan terhadap perempuan.
Luviana adalah seorang jurnalis yang merasa di-PHK pihak Metro TV secara sepihak.
Perlakuan semena- mena tersebut menurut Luviana dengan membebastugaskannya karena terlalu menuntut perbaikan kesejahteraan dan manajemen ruang redaksi di Metro TV dengan tanpa alasan yang jelas.
Ia juga pernah mengungkapkan, jika penyebab perlakuan tersebut karena beberapa rekannya di Metro TV mengorganisir pembentukan serikat pekerja guna mendorong penilaian kinerja karyawan secara fair.
Menurut Luvi, selama dia bekerja di Metro TV, banyak dia melihat perlakuan manajemen Metro TV terhadap karyawan yang cenderung tidak fair. Salah satunya, pembagian bonus yang tidak adil dan cenderung membeda-bedakan di antara karyawan Metro TV.
Minggu (25/11) Luviana, jurnalis perempuan yang mengaku di-PHK Metro TV akan melakukan aksi diam di Bundaran Hotel Indonesia (HI), sekitar pukul 10.00 WIB.
Jadwal tersebut diterima Beritasatu.com hari ini dari Aliansi Metro dan Aliansi Sovi.
Aksi diam tersebut dilakukan Luviana bertepatan dengan ulang tahun Metro TV. Selain itu, para pendukung Luviana juga menyerukan untuk menyetop menonton Metro TV pada Minggu (25/11).
Aksi tersebut juga bertepatan dengan hari anti kekerasan terhadap perempuan.
Luviana adalah seorang jurnalis yang merasa di-PHK pihak Metro TV secara sepihak.
Perlakuan semena- mena tersebut menurut Luviana dengan membebastugaskannya karena terlalu menuntut perbaikan kesejahteraan dan manajemen ruang redaksi di Metro TV dengan tanpa alasan yang jelas.
Ia juga pernah mengungkapkan, jika penyebab perlakuan tersebut karena beberapa rekannya di Metro TV mengorganisir pembentukan serikat pekerja guna mendorong penilaian kinerja karyawan secara fair.
Menurut Luvi, selama dia bekerja di Metro TV, banyak dia melihat perlakuan manajemen Metro TV terhadap karyawan yang cenderung tidak fair. Salah satunya, pembagian bonus yang tidak adil dan cenderung membeda-bedakan di antara karyawan Metro TV.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




