Arema Indonesia Buka Lowongan Pemain Gelandang

Rabu, 19 Desember 2012 | 09:52 WIB
AH
B
Penulis: Antara/ Ayyi Achmad Hidayah | Editor: B1
Pemain Arema Indonesia Ahmed Amiruddin (kiri) menendang bola di depan gelandang Al-Ettifaq Ahmed Mubarak (kanan) saa laga kedua Perempat Final Piala AFC 2012 di stadion Prince Mohammed bin Fahad, Dammam, Arab Saudi, Selasa (25/9) malam. Al-Ettifaq memang 2-0 dan berhak lolos ke semi final.
Pemain Arema Indonesia Ahmed Amiruddin (kiri) menendang bola di depan gelandang Al-Ettifaq Ahmed Mubarak (kanan) saa laga kedua Perempat Final Piala AFC 2012 di stadion Prince Mohammed bin Fahad, Dammam, Arab Saudi, Selasa (25/9) malam. Al-Ettifaq memang 2-0 dan berhak lolos ke semi final. (AFP)
Lini tengah Arema masih cukup mudah diterobos tim lawan dan tidak ada pengatur ritme serangan maupun permainan

Arema Indonesia membuka lowongan bagi pemain yang akan mengisi posisi gelandang yang selama ini menjadi titik lemah tim berjuluk Singo Edan itu, sehingga gagal meraih hasil maksimal di dua turnamen pramusim.

Pelatih Arema Indonesia Rahmad Darmawan, Rabu, mengakui lini tengah Arema masih cukup mudah diterobos tim lawan dan tidak ada pengatur ritme serangan maupun permainan yang bisa memanjakan penyerang untuk membobol gawang lawan.

"Arema masih membutuhkan gelandang yang bisa memberikan banyak umpan bagi penyerang (striker) maupun lainnya agar bisa dengan leluasa menjebol gawang lawan," tegasnya.

Stok gelandang yang dimiliki Arema Indonesia saat ini di antaranya adalah I Gede Sukadana, Egi Melgiansyah dan Joko Sasongko. Jumlah tersebut tidak sebanding dengan stok penyerang (striker) justru berlimpah.

Sebut saja kapten tim Keith Kayamba Gumbs, Greg Nwokolo, Christian Gonzales, Sunarto, Qischil Gandurumminny serta Alberto Goncalves. Karena minimnya stok pemain tengah itu, pengatur serangan dan suplai bola ke depan juga minim, bahkan pemain depan harus berjuang mencari bola sendiri untuk menjebol gawang lawan.

Lebih lanjut Rahmad Darmawan mengatakan, kelemahan lini tengah Arema terlihat nyata ketika meladeni Sriwijaya FC pada semifinal Inter Island Cup (IIC) di Stadion Manahan, Solo, Minggu (16/12).

"Lini depan kita memang kekurangan suplai bola, sehingga para penyerang harus kerja keras mencari bola sendiri hingga ke belakang," ujarnya.

Menanggapi keinginan pelatih untuk menambah stok pemain belakang tersebut, General Manajer Arema Ruddy Widodo mengatakan, masih menunggu menunggu permintaan pelatih agar manajemen tidak sampai salah pilih pemain.

Arema Indonesia dua kali gagal meraih gelar juara dalam laga pramusim, yakni di ajang Trofeo Persija dan IIC 2012, padahal pelatih dan manajemen memasang target juara.

Satu-satunya harapan Arema untuk merengkuh gelar juara hanya tersisa di Piala Gubernur Jatim. Namun, di ajang tersebut Arema akan menurunkan pemain pelapis karena banyak pemain inti yang masih kelelahan akibat jafwal padat di ajang sebelumnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon