ARB-Sultan Bertemu Empat Mata

Sabtu, 19 Januari 2013 | 11:08 WIB
B
BA
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Jakarta Globe/Mohammad Defrizal)
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Jakarta Globe/Mohammad Defrizal) (Jakarta Globe)
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB), Sabtu (19/1) pagi, bertemu empat mata dengan Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Meski ARB menyangkal ada pembicaraan khusus dengan penguasa Yogyakarta tersebut, awak media yang sejak Jumat (18/1) malam mengetahui keberadaannya di Yogyakarta memperkirakan kedatangannya ke tempat tinggal Sultan dan  keluarga bukan sekadar sarapan pagi bersama.

"Benar, saya cuma sarapan dengan Sultan, enggak bicara apa-apa," kata ARB yang sudah datang ke kompleks Keraton Yogya pukul 08.00 WIB dan langsung diterima secara pribadi oleh Sultan.

Seusai berbincang empat mata selama satu jam, meski didesak wartawan, Raja Yogya yang menyambut ARB dengan kemeja berwarna kuning tersebut mengaku tidak bicara soal politik.

"Lho, kan Bang Ical sudah bicara, kita cuma diskusi soal kebangsaan, tidak ada pembicaraan soal politik, biasa saja santai," ujar Sultan.

Meski suara akar rumput partai berlambang pohon beringin ini sudah mulai mewacanakan pasangan ARB-Sultan, namun dengan bijaksana Sultan menjawab bahwa jika sekarang sudah ada pasangan (bakal cawapres) berarti Golkar akan menutup pintu bagi partai lain. "Tentunya begitu, kalau sekarang sudah diumumkan siapa cawapresnya, berarti Golkar menutup diri. Nah nanti, kalau sudah Pemilu Legislatif, baru bisa diumumkan. Sekarang saya rasa belum dan Golkar punya perhitungan," kata Sultan.

Ketika disinggung adanya pernyataan soal dukungan kepada dirinya, Sultan bergeming dengan menegaskan bahwa tidak ada yang melamar dirinya untuk jadi kandidat cawapres, apalagi capres.

ARB yang ditanyai soal keluarnya Sultan dari Golkar karena tuntutan UU Keistimewaan DIY, menjawab dengan bercanda. "Ah tidak, buktinya Sultan pakai baju kuning, kan?" ujar Ical ringan.

Disebut demikian, Sultan hanya berkilah, "Masa warna kuning mesti Golkar. Nanti kalau saya pakai merah berarti PDIP," jawab Sultan juga dengan bercanda.

Orang nomor satu di tubuh Partai Golkar tersebut memang sejak sehari sebelumnya berada di Yogyakarta untuk menonton pertunjukan teater yang dilanjutkan dengan makan malam di lesehan Malioboro.

Meski didampingi salah satu pengurus DPP Golkar, M Fuad dan Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman, ARB tetap berusaha menyakinkan wartawan bahwa dia tidak datang untuk urusan politik.

"Politikus kan boleh saja menikmati seni," katanya.

ARB tampak menikmati suasana malam di Kota Yogyakarta, bahkan sempat bergabung dengan pengamen setempat dan menyanyikan lagu Ku Tak Bisa milik Slank, Cucak Rowo, hingga lagu dari tanah Batak.

Bagi ARB, suasana seperti itu membuatnya lega,dan sedikit bisa melepaskan diri dari aktivitas yang membelenggunya.
"Saya suka suasana di Yogyakarta, natural, tidak ada settingan, semua spontan," ucapnya.

Dia pun tak ragu meminta seorang pengamen bernama Wisnu untuk berfoto bersama Gandung Pardiman yang menjadi Komisi IX DPR juga tak mau berkomentar banyak soal pertemuan itu. "Saya enggak tahu. Mereka cuma bicara berdua," kata Gandung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon