Jokowi Inginkan Pola Baru Pendistribusian Bantuan
Kamis, 24 Januari 2013 | 15:49 WIB
Jokowi ingin bantuan segera didistribusikan kepada yang membutuhkan
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menginginkan supaya posko yang menerima bantuan bagi para korban banjir segera mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. Pasalnya saat ini, berbagai bantuan untuk para korban banjir masih tertumpuk di posko dan belum tiba ke masyarakat.
"Ini cara-cara lama, masyarakat hanya melihat sliwar-sliwer, bantuan terus tapi tidak diterima. Kita inginkan posko dapat bantuan langsung didistribusikan dan tidak ada stok di posko, selain untuk konsumsi," ujar Jokowi saat memberikan bantuan kepada korban banjir di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/1).
Kendati demikian, Jokowi pun tidak mengharapkan adanya indikasi penggelapan dengan tidak langsungnya bantuan tersebut diberikan. Dirinya mengaku tidak ingin berpikiran negatif mengenai hal tersebut.
Dikatakan Jokowi, untuk kendala pendistribusian bantuan bukan karena kekurangan tenaga, pasalnya masyarakat pun sudah diminta untuk membantu menyalurkan. Ia berpikir supaya ada cara baru dalam pola pendistribusian bantuan ini.
"Ini saya kira cara lama, harus ada cara baru untuk mendistribusikan. Kalau bantuan datang, sebar. Karena tujuannya untuk masyarakat bukan ke posko," ujarnya.
Jokowi juga mengaku, adanya persoalan seperti ini dikarenakan terus dilakukannya pengawasan. Karena pengawasan itulah sehingga dirinya mengetahui ada hal seperti ini.
Warga di Penjaringan yang dikunjungi Jokowi, tepatnya di Jalan Muara Baru, mengalami banjir sejak Kamis (17/1) lalu akibat air rob yang datang ke pemukiman mereka. Menurut Siswoyo salah satu korban, banjir kali ini tingginya mencapai dua hingga tiga meter. Namun saat ini, banjir pun sudah mulai surut kendati di beberapa titik masih menggenang dengan ketinggian yang sama.
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menginginkan supaya posko yang menerima bantuan bagi para korban banjir segera mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. Pasalnya saat ini, berbagai bantuan untuk para korban banjir masih tertumpuk di posko dan belum tiba ke masyarakat.
"Ini cara-cara lama, masyarakat hanya melihat sliwar-sliwer, bantuan terus tapi tidak diterima. Kita inginkan posko dapat bantuan langsung didistribusikan dan tidak ada stok di posko, selain untuk konsumsi," ujar Jokowi saat memberikan bantuan kepada korban banjir di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/1).
Kendati demikian, Jokowi pun tidak mengharapkan adanya indikasi penggelapan dengan tidak langsungnya bantuan tersebut diberikan. Dirinya mengaku tidak ingin berpikiran negatif mengenai hal tersebut.
Dikatakan Jokowi, untuk kendala pendistribusian bantuan bukan karena kekurangan tenaga, pasalnya masyarakat pun sudah diminta untuk membantu menyalurkan. Ia berpikir supaya ada cara baru dalam pola pendistribusian bantuan ini.
"Ini saya kira cara lama, harus ada cara baru untuk mendistribusikan. Kalau bantuan datang, sebar. Karena tujuannya untuk masyarakat bukan ke posko," ujarnya.
Jokowi juga mengaku, adanya persoalan seperti ini dikarenakan terus dilakukannya pengawasan. Karena pengawasan itulah sehingga dirinya mengetahui ada hal seperti ini.
Warga di Penjaringan yang dikunjungi Jokowi, tepatnya di Jalan Muara Baru, mengalami banjir sejak Kamis (17/1) lalu akibat air rob yang datang ke pemukiman mereka. Menurut Siswoyo salah satu korban, banjir kali ini tingginya mencapai dua hingga tiga meter. Namun saat ini, banjir pun sudah mulai surut kendati di beberapa titik masih menggenang dengan ketinggian yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




