Modernland Realty Luncurkan Klaster Neo Pasadena
Jumat, 1 Maret 2013 | 13:07 WIB
Jakarta - PT Modernland Realty Tbk, pengembang Kota Modern di Tangerang, meluncurkan klaster baru Neo Pasadena dengan investasi sebesar Rp 50 miliar. Klaster eksklusif sebanyak 29 unit ini dibanderol Rp 1,2 - 1,6 miliar per unit.
Peluncurkan perdana Neo Pasadena dila- kukan pada Rabu (27/2). Klaster baru sebanyak 29 unit yang dibangun di atas lahan seluas 5.500 meter persegi (m2) ini telah habis terjual (sold out).
"Antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk memiliki residensial di Kota Modern," kata Managing Director PT Modernland Realty Tbk Andy K Natanael dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (28/2).
Menurut Andy, Neo Pasadena memiliki daya tarik karena lokasinya berada persis di depan Sport Club - Padang Golf Modern dengan segala fasilitasnya.
Sesuai namanya, Neo Pasadena merupakan bagian dari pengembangan klaster Pasadena dan Sakura, yang lingkungannya sudah hidup.
"Neo Pasadena dirancang menjadi klaster eksklusif dengan jumlah rumah yang terba- tas. Ideal untuk konsumen yang mendambakan sebuah hunian di satu klaster dengan jumlah populasi yang tidak terlalu banyak," ujar Andi.
Klaster Neo Pasadena cocok untuk hunian keluarga muda berputera satu atau dua. klaster ini memiliki gerbang sendiri dengan penjagaan 24 jam.
"Banyak konsumen yang memilih tempat tinggal di lingkungan eksklusif, privasi tinggi, dan lingkungan senyaman di klaster Neo Pasadena ini," ujar Andy.
Tersedia pilihan rumah dua lantai dengan dua dan tiga kamar plus satu kamar pembantu. Luas bangunannya berkisar 60 - 97 m2 dengan ukuran kaveling 120-130 m2. Masing-masing rumah dijual mulai dari Rp1,2 - 1,6 miliar per unit.
"Klaster ini menyediakan space lahan belakang yang cukup memadai untuk area pengembangan ruang. Bahkan, kami sudah menyiapkan layout pengembangannya agar tidak mengganggu bangunan inti," tambah dia.
Tahun ini, Modernland Realty optimistis dapat meraih penjualan (marketing sales) sebesar Rp2,6 triliun, naik 260 % dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp1 triliun.
"Banyak faktor yang dapat mendukung untuk tercapainya target, baik internal maupun eksternal. Jadi kami optimistis," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




