Cari Anak Diculik Orang, Ibu Bawa Poster Sambil Menangis
Senin, 19 Desember 2022 | 08:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Oni, ibu korban penculikan anak di jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat mencari anaknya Malika Anastya, sambil menangis dengan membawa poster pada Minggu (18/12/2022). Malika, bocah perempuan berusia enam tahun diduga diculik seorang pria yang mengendarai bajaj sewaan.
Oni, Ibu korban bahkan kerap histeris saat mengingat sang anak tak kunjung pulang ke rumah sejak tanggal 7 Desember lalu. Raut wajah kesedihan tak dapat disembunyikan Oni, ibunda Malika Anastasya, bocah perempuan berusia enam tahun yang diduga diculik oleh seorang pria menggunakan bajaj di jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Sambil membawa poster bergambar sang anak, Oni tak henti-hentinya menanyakan kepada warga sekitar perihal keberadaan sang buah hatinya itu.
Tanpa mengenal rasa lelah demi sang buah hati tercinta, poster yang sengaja diperbanyak, Oni tempelkan di sudut tembok pemukiman hingga jalan raya.
Meski telah berupaya maksimal, upaya Oni mencari malika belum kunjung mendapatkan hasil hingga kesedihan tak lagi dapat dibendung. Tidak ada yang diharapkan Oni selain pihak kepolisian agar dapat kembali mempertemukannya dengan sang anak.
"Saya cari ke mana-mana, saya memohon kepada bapak polisi agar mempercepat gerakannya dan segera menemukan pelakunya. Pulangkan anak saya dengan selamat bapak polisi, saya tidak tahu anak saya di mana, makan apa enggak, tidurnya di mana, dari tanggal 7 sampai sekarang belum pulang ke rumah," keluh Oni, ibu korban penculikan.
Sang suami yang mendampingi Oni menyaksikan kesedihan istrinya itu berusaha menenangkan dan meminta istrinya untuk tetap bersabar.
Seperti diberitakan sebelumnya, detik-detik hilangnya Malika Anastsya terekam kamera pengawas (CCTV). Dari hasil rekaman CCTV terlihat seorang pria membawa kabur bocah perempuan dengan menggunakan bajaj.
Meski pihak keluarga telah melaporkan kasus tersebut ke polisi, hingga kini belum ada titik terang atas dugaan kasus penculikan tersebut.
Oni menyebutkan diduga pelaku adalah "manusia gerobak" yang kerap mangkal di tempat dirinya berjualan. Kepadanya, pelaku mengaku bernama Yudi, berusia 38 tahun.
Kata Oni lagi, anak perempuannya itu memang kerap main atau duduk-duduk di gerobak pelaku.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




