Khawatir Gempa Susulan, Ratusan Warga Sumedang Masih Tidur di Tenda
Selasa, 2 Januari 2024 | 22:05 WIB
Sumedang, Beritasatu.com - Ratusan warga masih bertahan di tenda pengungsian yang berada di wilayah Babakan Hurip, Kelurahan Kota Kaler, Kabupaten Sumedang pada Selasa (2/1/2024) malam.
Mereka mengaku khawatir akan adanya gempa susulan. Ratusan warga ini memilih bertahan di tenda pengungsian yang di sediakan pemerintah. Tercatat menurut data BPBD Kabupaten Sumedang, sebanyak 236 kepala keluarga dengan jumlah 729 orang masih berada di lokasi pengungsian.
Salah seorang warga, Rianti menjelaskan, dia sudah dua hari tidur di tenda pengungsian karena masih khawatir akan adanya gempa susulan. "Rumahnya rusak akibat gempa, ada retak di bagian kamar depan retak, sehingga pilih tidur ditenda pengungsian," ujarnya.
Rianti menambahkan, seluruh keluarganya tidur di tenda pengungsian sedangkan sang suami tidur di teras rumah agar tidak terjadi hal yang diinginkan. "Semua keluarga mengungsi, untuk suami tidur di teras rumah. saya di tenda pengungsian bersama anak-anak," ungkapnya.
Seperti diketahui, gempa magnitudo (M) 4,8 melanda Kabupaten Sumedang pada Minggu (31/12/2023). Gempa terasa di delapan kecamatan. Kawasan lingkungan Babakan Hurip telah menyiapkan dua tenda besar untuk menampung para warga yang mengungsi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




